Gambaran Tingkat Kecemasan Masyarakat Terhadap Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kaliwates, Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Kabupaten Jember mendapatkan kasus pertama COVID-19 pada bulan Maret tahun 2020. Ditemukan beberapa cluster yang tersebar di beberapa wilayah yang diakibatkan dari aktivitas yang dimunculkan oleh masyarakat karena mobilitas yang tidak terkontrol. Informasi yang dilansir pada website resmi Pemerintah Kabupaten Jember yakni pada tanggal 21 Desember 2021 saat ini serta website resmi dari Satgas Covid Kabupaten Jember jumlah dari kasus terkonfirmasi positif disampaikan yakni sejumlah 16.224 kasus. Peningkatan dari kasus positif COVID-19 yang meningkat secara drastis dalam setiap harinya menjadi perhatian bagi fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia dalam meningkatkan intensitas dari pelayanan dan penanganan terfokus untuk kasus COVID-19. Cara untuk mencegah penularan virus Covid – 19 semakin menyebar luas salah satunya yaitu dilakukannya pengembangan dalam pembuatan vaksin. Badan organisasi kesehatan dunia atau WHO dengan beberapa negara yang memiliki perusahaan- perusahaan yang dapat dijadikan mitra untuk menangani kasus COVID – 19 dalam mengembangkan pembuatan produk vaksin memiliki efektivitas yang tinggi dan memiliki tingkat pembentukan antibodi yang cepat dan dapat menjadi kekebalan tubuh untuk waktu yang lama. Program yang diluncurkan pemerintah ini juga mengalami hambatan dalam pelaksanaannya dikarenakan adanya informasi salah yang tersebar mengenai vaksinasi Covid-19 yang digunakan , sehingga menimbulkan keraguan dan kecemasan pada masyarakat mengenai efektifitas vaksin Covid 19. Tujuan dari penelitian ini untuk mengtahui bagaimana gambaran tingkat kecemasan masyarakat terhadap Vaksinasi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan Cluster Random Sampling dan didapatkan jumlah yaitu 96 responden yang terdiri darimasyarakat dengan usia 18 tahun hingga lansia. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale yang terdiri dari 20 pertanyaan , dimana setiap pertanyaan dinilai dari 1- 4. Kuesioner diberikan dan diisi oleh responden secara langsung dengan menerapkan protokol Covid-19. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa responden yang memiliki tingkat kecemasan ringan lebih mendominasi, sebanyak 57 orang dengan persentase 59,4%. Sedangkan responden yang memiliki tingkat kecemasan berat dan berat sekali paling sedikit masing-masing 2 orang dengan persentase 2,1%. Sedangkan pada tingkat kecemasan sedang sebanyak 35 orang dengan persentase 36,5%. Kesimpulannya , sebagian besar kecemasan yang dialami oleh masyarakat adalah tingkat kecemasan ringan dan sedang. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi masyarakat mengalami kecemasan yaitu kurangnya informasi mengenai Vaksinasi Covid-19, kurangnya informasi mengenai efek samping yang ditimbulkan pasca Vaksinasi Covid-19 dan banyaknya berita hoax atau palsu yang beredar di media masa ataupun media sosial.

Description

Reupload File Repository 9 Februari 2026 Maya/Mita

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By