Proyeksi dan Evaluasi Laju Produksi Sumur X Geothermal Berdasarkan Decline Curve Analisis
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Lapangan panas bumi Kamojang merupakan reservoir dominasi uap, menghadapi tantangan penurunan laju produksi alamiah pada sumur-sumurnya, termasuk Sumur X. Fluktuasi tekanan kepala sumur menyebabkan data laju alir aktual tidak dapat secara langsung mencerminkan penurunan produktivitas reservoir yang sebenarnya, sehingga diperlukan evaluasi dan proyeksi yang andal untuk perencanaan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju produksi Sumur X dengan menentukan jenis kurva penurunannya, membuat proyeksi laju produksi untuk masa depan, dan mengevaluasi hasil proyeksi tersebut. Metode yang digunakan adalah Decline Curve Analysis (DCA) berdasarkan data produksi historis selama 15 bulan (Oktober 2023 - Desember 2024). Untuk mengatasi variasi kondisi operasional, data laju alir dinormalisasi menggunakan metode Sanyal. Selanjutnya, penentuan parameter dan jenis kurva penurunan dilakukan dengan analisis regresi menggunakan metode Spivey. Hasil analisis menunjukkan bahwa model penurunan yang paling representatif untuk sumur X adalah model eksponensial, yang diperoleh dari asumsi loss ratio (b₀) sebesar 0,0265. Berdasarkan model ini, laju produksi diproyeksikan menurun dari 31,2384 ton/jam pada Januari 2025 menjadi 22,8498 ton/jam pada Desember 2025, dengan laju penurunan konstan sekitar 0,7626 ton/jam per bulan. Evaluasi menyimpulkan bahwa model proyeksi ini berdasarkan historis dan dapat digunakan sebagai skenario dasar yang konservatif. Namun, intervensi seperti hole cleaning terbukti mampu memulihkan dan meningkatkan produksi secara signifikan, yang mengindikasikan bahwa model DCA harus dihitung ulang setelah setiap intervensi untuk mendapatkan proyeksi yang lebih akurat.
Description
Reupload File Repository 17 Juni 2026_Yudi
Approved by Teddy
