Pengaruh Kemudahan Penggunaan, Kebermanfaatan, Dan Risiko Terhadap Minat Penggunaan Qris Pada Generasi Muslim (Gen M) Di Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas ekonomi dan bisnis
Abstract
QR code digunakan oleh banyaknya penyelenggara jasa pembayaran
sehingga Bank Indonesia sebagai regulator dalam bidang moneter menerbitkan
QRIS. QRIS diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2019 berlokasi di pusat kantor
dari Bank Indonesia serta setiap perwakilan kantor milik Bank Indonesia. Uang
elektronik diperbolehkan dalam Islam walaupun adanya pandangan berbeda dari
banyak ulama. Technology Acceptance Model (TAM) adalah teori dalam penelitian
yang dipergunakan karena mengenai penerimaan teknologi. Adanya tiga variabel
bebas, seperti kemudahan penggunaan, kebermanfaatan, serta risiko serta adanya
satu variabel terikat, yaitu minat penggunaan. Adanya kendala yang terjadi di
Kabupaten Jember dalam menggunakan QRIS, seperti tidak lancarnya jaringan
sehingga untuk terhubung ke perangkat membutuhkan waktu dan saldo dua kali
terpotong. Generasi Muslim (Gen M) merupakan subjek untuk penelitian.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah kemudahan penggunaan,
kebermanfaatan, dan risiko secara parsial berpengaruh terhadap minat penggunaan
QRIS pada Generasi Muslim (Gen M). Metode dalam penelitian ini, yaitu
kuantitatif menggunakan explanatory yang termasuk jenis penelitian.
Hasil dari penelitian ini, yaitu variabel kemudahan penggunaan dan risiko
secara parsial tidak berpengaruh terhadap minat penggunaan QRIS pada Generasi
Muslim (Gen M). Variabel kemudahan penggunaan berpengaruh positif tetapi tidak
signifikan sedangkan variabel risiko berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan.
Variabel kebermanfaatan berbeda dengan dua variabel tersebut, yaitu variabel
kebermanfaatan terdapat pengaruh positif signifikan dengan minat penggunaan
QRIS pada Generasi Muslim (Gen M).
Description
Reupload file repository 6 februari 2026_agus/feren
