Hubungan Kekerasan di Tempat Kerja dengan Kelelahan pada Perawat Instalasi Gawat Darurat di Rumah Sakit Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekerasan di tempat kerja dengan kelelahan perawat di IGD. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik perawat, mengukur tingkat kekerasan di tempat kerja, mengukur tingkat kelelahan, serta menganalisis hubungan antara keduanya. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian terdiri dari 63 perawat IGD RSD Balung, RSD Kalisat, RSU Kaliwates dan RS Citra Husada menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Workplace Violence (WPV) dan Fatigue Assessment Scale (FAS) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Serta untuk menganalisis data menggunakan uji korelasi pearson. Penelitian ini telah dinyatakan laik etik oleh Komisi Etik Penelitian Kesehatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember No: 022/UN25.1.14/KEPK/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kekerasan di tempat kerja yang dirasakan ditunjukkan dengan nilai rata-rata sebesar 65,19. Demikian, indikator bentuk kekerasan yang dialami perawat tergolong rendah, namun dampaknya tetap signifikan. Sementara itu, tingkat kelelahan yang dirasakan didapatkan dengan hasil rata-rata sebesar 10,86, hal ini baik dalam aspek kelelahan fisik maupun mental. Hasil analisis menggunakan uji korelasi pearson menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara kekerasan di tempat kerja dan kelelahan perawat, dengan nilai r = 0,555 dan signifikansi p < 0,001 semakin tinggi tingkat kekerasan yang dialami, semakin tinggi pula kelelahan yang dirasakan perawat, berlaku juga sebaliknya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kekerasan di tempat kerja dengan kelelahan pada perawat IGD di Rumah Sakit Kabupaten Jember. Semakin tinggi kekerasan yang dialami, maka semakin tinggi pula kelelahan yang dirasakan oleh perawat. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan sistem pelaporan insiden kekerasan, pelatihan keselamatan kerja, dan dukungan dari manajemen Rumah Sakit untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi tenaga kesehatan, serta untuk menjaga kualitas pelayanan kepada pasien.

Description

upload by Teddy_3/2/2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By