Optimasi Ekspresi Glucagon Like Peptide 1-Albumin Binding Domain 094 Rekombinan dengan Variasi Suhu dan Konsentrasi Induser

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Farmasi

Abstract

Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan naiknya kadar glukosa dalam darah. Berdasarkan penyebabnya, diabetes melitus terdiri dari dua jenis yaitu diabetes tipe 1 terjadi karena rusaknya sel beta pankreas dan diabetes tipe 2 karena gangguan pada sel beta pankreas dalam mensekresikan insulin. Glucagon Like Peptide-1 (GLP-1) merupakan salah satu obat antidiabetes yang mempunyai waktu paruh ( ) pendek akibat didegradasi oleh enzim Dipeptidyl Peptidase-IV (DPP-IV). Oleh karena itu, diperlukan fusi antara GLP-1 dengan domain pengikat serum albumin, seperti Albumin Binding Domain (ABD) 094. Pada penelitian ini, akan dilakukan ekspresi E. coli BL21 yang membawa plasmid rekombinan pET-28a GLP-1-ABD094 pada berbagai konsentrasi IPTG (0 mM, 0,1 mM, 0,5 mM, dan 1 mM) dan suhu (12 , 25 , 37 ). Hasil ekspresi dikarakterisasi menggunakan SDS-PAGE dan dianalisis menggunakan software gel analyzer, ImageJ, dan design expert. Berdasarkan hasil SDS-PAGE, pita yang diduga GLP-1-ABD094 (11,20 kDa) pada suhu 37℃ dengan IPTG 0,1 mM, 0,5 mM, dan 1 mM ditemukan pada fraksi supernatan dan pelet sel. Hal yang sama juga ditemukan pada suhu 25℃ dan 12℃ pada seluruh konsentrasi IPTG. GLP-1-ABD094 yang ditemukan pada supernatan merupakan GLP-1-ABD094 soluble, sedangkan yang terdapat pada pelet merupakan GLP-1-ABD094 dalam konformasi badan inklusi yang tidak aktif. Hasil analisis ImageJ menunjukkan ekspresi GLP-1-ABD094 dalam bentuk soluble tertinggi yaitu pada konsentrasi IPTG 0,1 mM dan suhu 25 . Persentase GLP-1-ABD094 soluble sebesar 96,33% dan pada badan inklusi sebesar 3,67%. Analisis RSM menggunakan design expert menunjukkan kombinasi optimal yaitu X1=0=25 dan X2=B=0,1 mM.

Description

Reaploud Repository 16 Maret_agus

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By