Karakteristik Fisik, Identifikasi Senyawa Volatil, dan Sensori Greenbeans Kopi Robusta, Arabika dan Liberika
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Kopi merupakan salah satu komoditas pertanian di Indonesia yang
memiliki nilai ekonomi tinggi serta karakteristik cita rasa yang berbeda pada
setiap varietas dan daerah asalnya. Greenbeans dipilih dalam penelitian ini karena
masih mempertahankan karakter asli biji kopi sebelum proses penyangraian,
sehingga karakter fisik, senyawa volatil, dan sensorinya dapat diamati secara lebih
akurat. Perbedaan kondisi agroklimat, budidaya, dan pascapanen pada setiap
daerah diduga memengaruhi mutu greenbeans kopi Robusta, Arabika dan
Liberika.
Penelitian sebelumnya umumnya hanya berfokus pada satu aspek, seperti
karakteristik fisik, sensori, atau senyawa volatil saja, sehingga hubungan antar
parameter mutu kopi belum banyak dikaji secara menyeluruh. Oleh karena itu,
penelitian ini dilakukan untuk menganalisis karakteristik fisik, identifikasi
senyawa volatil, dan sensori greenbeans kopi dari Banyuwangi, Jember, dan
Mataram, serta mengkaji hubungan antar parameter tersebut dalam menentukan
mutu kopi. Pengujian dilakukan melalui analisis fisik ukuran biji, warna, densitas,
identifikasi senyawa volatil menggunakan GCMS, serta uji sensori menggunakan
metode RATA dan hedonik yang kemudian dianalisis menggunakan PCA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap varietas memiliki karakteristik
yang berbeda. Robusta cenderung memiliki ukuran biji lebih besar dengan rasa
dan aftertaste pahit yang dominan, Arabika memiliki warna lebih cerah dengan
karakter rasa asam, fruity, dan fresh, sedangkan Liberika memiliki bentuk biji
panjang dan pipih dengan aroma earthy serta rasa manis yang khas. Greenbeans
Banyuwangi menunjukkan densitas tertinggi sehingga memiliki mutu fisik yang
lebih baik dibanding wilayah lainnya. Analisis GCMS menunjukkan bahwa
Arabika didominasi oleh senyawa ester, alkohol, dan aldehid seperti phenylethyl
alcohol, linalool, dan methyl salicylate yang menghasilkan aroma fruity, sweet
dan floral. Robusta didominasi senyawa hidrokarbon, alkana dan acid seperti 1-
octen-3-ol dan methyl alcohol yang memberikan aroma earthy, grassy dan acid.
Sementara Liberika didominasi senyawa ester seperti methyl salicylate yang
menghasilkan aroma sweet, balsamik, dan sedikit fruity yang khas.
DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS J
Description
Validasi file repositori 4 Agustus 2026_Firli
