Eksistensi Kelenteng Phan Ko Bio di Kota Bogor Tahun 2015-2021
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Penelitian ini mengkaji eksistensi Kelenteng Phan Ko Bio di Kota Bogor tahun
2015–2021. Dilatarbelakangi oleh peran Kelenteng Phan Ko Bio yang tidak hanya
berfungsi sebagai tempat ibadah umat Tridharma, tetapi juga sebagai pusat aktivitas
sosial dan budaya di Kampung Pulo Geulis. Rumusan masalah dalam penelitian ini
meliputi eksistensi Kelenteng sebelum tahun 2015, aktivitas keagamaan, sosial, dan
budaya yang berlangsung di kelenteng, serta dampak keberadaannya terhadap
masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi dengan perspektif
sejarah sosial dan teori fungsionalisme struktural Talcott Parsons. Metode yang
digunakan adalah metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber,
interpretasi, dan historiografi. Data penelitian diperoleh melalui studi pustaka,
observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
eksistensi Kelenteng Phan Ko Bio tidak terlepas dari sejarah masyarakat Tionghoa
serta kedudukannya sebagai salah satu kelenteng tertua di Kota Bogor yang
memiliki nilai historis, religius, dan budaya. Aktivitas yang berlangsung di
kelenteng mencakup aktivitas keagamaan, seperti sembahyang dan perayaan hari
hari besar. Aktivitas sosial, seperti bakti sosial, pengobatan gratis, pengajian, serta
peringatan Maulid Nabi. Dan aktivitas budaya, seperti pertunjukan Barongsai, ritual
Tangsin, dan ritual masak minyak obat. Keberadaan Kelenteng Phan Ko Bio
memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat, baik dalam bidang
keagamaan melalui terpeliharanya tradisi dan praktik keagamaan umat Tridharma,
maupun dalam bidang sosial melalui terciptanya toleransi, kerja sama, dan
kerukunan antarumat beragama. Kelenteng Phan Ko Bio tidak hanya berfungsi
sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang integrasi sosial dan pelestarian
budaya di Kota Bogor.
Description
Finalisasi oleh agus/September 2026
