Pengembangan Model Pembelajaran SGOE (Stimulation, Guide, Observation, Evaluation) Pada Pembelajaran IPA SMP di Lingkungan Perkebunan Kopi untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Hasil Belajar

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan ilmu pendidikan

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan ilmu yang mempelajari mengenai peristiwa kejadian di alam. Mujakir (2015) Ilmu pengetahuan alam dirumuskan dan sistematis, yang berhubungan dengan kebendaan dan dilakukan secara pengamatan sekaligus dedukasi. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam merupakan pembelajaran yang menerapkan konsep secara konkrit yang dapat mengembangan pengalaman sekaligus kopetensi siswa agar dapat memahami alam sekitar dengan menggunakan konsep IPA (Nurdyansyah & Amalia, 2018). Oleh sebab itu agar pembelajaran IPA dapat berjalan dengan maksimal perlu adanya dukungan berupa lingkungan dan proses pembelajaran yang mendukung sehingga dapat mendorong tercapainya kompetensi yang diinginkan. Lingkungan belajar yang kondusif dan menarik salah satunya dengan mengoptimalkan pembelajaran berbasis kearifan lokal. Di kabupaten Jember salah satu kearifan lokal adalah perkebunan kopi. Sudah selayaknya kearifan lokal kopi khususnya di kabupaten Jember dikombinasikan ke dalam pembelajaran IPA di sekolah agar siswa dapat lebih mengenal kearifan lokal kopi di kabupaten Jember. Pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal sangat diperlukan karena terdapat banyak sekali konsep - konsep IPA yang bisa diintegrasikan. Salah satu konsep IPA yang dapat diintegrasikan dengan karifan lokal kopi adalah materi interaksi mahluk hidup dengan lingkungannya. Materi tersebut dapat diaplikasikan secara langsung di sekitar lingkungan perkebunan kopi. Permasalahan yang terjadi di sekitar lingkungan perkebunan kopi terutama siswa SMP di sekitar perkebunan kopi yaitu siswa tidak mengetahui bahwasanya kopi merupakan salah satu kearifan lokal jember, sehingga sudah semestinya pengenalan kearifan lokal harus di kenalkan sejak dini kepada siswa untuk mengembangkan potensi lokal daerah. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan sekaligus mengenalkan kearifan lokal khususnya kopi yang ada di sekitar lingkungan sekolah di SMP yakni dengan mengintegrasikan pembelajaran berbasis kearifan lokal.

Description

Reupload file repositori 13 februari 2026_PKL Fani/Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By