Evaluasi Model Kirkpatrick pada Pelatihan Problem Solving di Departemen DAC Quality
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pelatihan merupakan salah satu upaya organisasi dalam meningkatkan kompetensi karyawan sehingga pelaksanaannya perlu dievaluasi untuk mengetahui ketercapaian tujuan pelatihan. Departemen DAC Quality telah melaksanakan evaluasi pelatihan problem solving, namun pelaksanaannya belum dideskripsikan berdasarkan kerangka Model Kirkpatrick, meskipun praktik evaluasi yang dilakukan telah mencerminkan keempat level model tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan evaluasi pelatihan problem solving di Departemen DAC Quality menggunakan Model Kirkpatrick yang meliputi level reaction, learning, behavior, dan result. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive area, sedangkan informan dipilih melalui purposive sampling yang terdiri atas HRD sebagai informan kunci serta peserta pelatihan dan atasan peserta sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan evaluasi pelatihan problem solving telah mencerminkan keempat level Model Kirkpatrick, yaitu reaction melalui kuesioner kepuasan peserta, learning melalui pretest dan posttest berbasis Kahoot, behavior melalui improvement program selama tiga bulan yang disertai penilaian atasan, serta result enam bulan pasca pelatihan untuk menilai dampak pelatihan terhadap pelaksanaan pekerjaan. Hasil evaluasi dimanfaatkan sebagai dasar perbaikan penyelenggaraan pelatihan, pengembangan kompetensi dan karier karyawan, serta pengambilan keputusan terkait program pelatihan berikutnya. Penelitian selanjutnya disarankan menerapkan Model Kirkpatrick pada objek penelitian yang berbeda sehingga dapat memperkaya kajian mengenai evaluasi pelatihan di berbagai organisasi
Description
Finalisasi_Maya_03 September 2026
