Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Menjalani Pengobatan pada Pasien Glaukoma di Poli Mata RSD dr Soebandi Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Abstract

Glaukoma ditandai dengan adanya degenerasi progresif pada retina bagian dalam dan akson pada saraf optik yang menyebabkan pasien dapat kehilangan penglihatan jika terlambat untuk ditangani. Masih banyak yang tidak mengetahui bahwa glaukoma akan terjadi selama seumur hidup dan pentingnya perawatan lanjutan untuk menjaga penglihatannya. Pasien glaukoma yang tidak patuh dalam menjalankan pengobatan maka akan menyebabkan kebutaan permanen. Kebutaan pada glaukoma dapat dicegah dengan meningkatkan kepatuhan pengobatan. Kepatuhan pengobatan dan pengetahuan yang baik mengenai bahaya glaukoma akan meminimalisir terjadi komplikasi seperti kehilangan penglihatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan menjalani pengobatan pada pasien glaukoma. Metode yang digunakan dengan desain korelasi melalui pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden. Pengumpulan data dilakukan mulai 23 Februari hingga 7 Maret 2-25 dengan cara menyebarkan kuesioner pengetahuan glaukoma untuk menilai pengetahuan pasien glaukoma dan ketaatan pengobatan untuk menilai kepatuhan menjalani pengobatan. Analisis hubungan kedua variabel menggunakan uji korelasi kendal tau-b dengan nilai p value <0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan yaitu mayoritas responden memiliki pengetahuan baik yaitu sebesar (79,4%). Sedangkan pada variabel kepatuhan pengobatan yaitu mayoritas responden memiliki kepatuhan baik yaitu sebesar (77,8%). Hasil analisis bivariate menggunakan uji kendal tau-b didapatkan nilai p value 0,000 dengan signifikansi 0,05. Nilai tersebut menunjukkan bahwa Ha diterima yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan menjalani pengobatan pada pasien glaukoma. Kedua variabel memiliki korelasi 0,860 yang menunjukkan arah hubungan positif dengan kekuatan yang kuat. Artinya semakin tinggi tingkat pengetahuan pasien maka akan meningkatkan kepatuhan menjalani pengobatan pada pasien glaukoma.

Description

Reaploud Repository February_agus

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By