Hubungan Biomarker Paparan Debu Tembakau (Kotinin Urin) dengan Tekanan Darah Sistolik Pekerja PTPN X, Jember
| dc.contributor.author | Ni Putu Desya Chandraka Dewi | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-10T22:09:10Z | |
| dc.date.issued | 2024-12-04 | |
| dc.description | Reupload file repository 6 Mei 2026_Ratna :: Finalisasi Repositori File 11 Juni 2026_Kurnadi | |
| dc.description.abstract | Sebagai salah satu kota penghasil tembakau terbesar, Jember memerlukan perusahaan pengelolaan tembakau yang kompeten. Salah satu perusahaan tersebut adalah PT Perkebunan Nusantara X, satu-satunya BUMN di bidang pengelolaan tembakau dengan 1.698 pekerja. Meskipun kontribusi ekonominya signifikan, industri tembakau juga membawa dampak kesehatan negatif bagi pekerjanya. Tembakau mengandung zat toksik seperti nikotin, nitrosamin, dan hidrokarbon aromatik polisiklik yang terlepas ke udara dalam bentuk debu selama proses pengolahan. Nikotin, komponen utama debu tembakau, dapat diserap melalui kulit, saluran pernapasan, dan membran mukosa, meningkatkan risiko kesehatan, terutama kardiovaskular. Peningkatan tekanan darah, yang merupakan salah satu faktor risiko kardiovaskular utama, dapat dipengaruhi oleh paparan debu tembakau saat bekerja. Tingkat paparan ini dapat diukur melalui kadar kotinin urin, metabolit utama nikotin yang memiliki waktu paruh lebih panjang, menjadikannya biomarker paparan debu tembakau yang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara biomarker paparan debu tembakau (kotinin urin) dengan tekanan darah sistolik pada pekerja PTPN X, Jember. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2024 di PTPN X, Jember, dengan total 49 sampel pekerja. Data sosiodemografi dikumpulkan melalui kuesioner sehari sebelum pengukuran tekanan darah dan pengambilan sampel urin sewaktu untuk menilai kadar kotinin. Sampel urin kemudian dianalisis di Laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Jember. Uji korelasi Pearson digunakan karena kedua variabel terdistribusi normal berdasarkan uji saphiro-wilk. Hasil menunjukkan mayoritas subjek berusia 36-45 tahun, sebagian besar sudah menikah, dan pendidikan terakhir mayoritas adalah Sekolah Dasar. Mayoritas pekerja telah bekerja di PTPN X selama lebih dari 20 tahun dengan durasi kerja 8 jam per hari. Hanya sebagian kecil pekerja yang menggunakan masker dan tidak ada yang menggunakan sarung tangan. Kadar kotinin urin bervariasi antara 59.00-140.00 ng/ml, dengan tekanan darah sistolik mayoritas berada pada kategori tinggi. Analisis korelasi menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara biomarker paparan debu tembakau (kotinin urin) dengan tekanan darah sistolik. Hal ini dapat disebabkan oleh variasi penggunaan alat pelindung diri dan paparan kronis akibat masa kerja yang lama yang menyebabkan desensitisasi reseptor nAChRs, membuat reseptor tidak responsif terhadap nikotin. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : dr.Ancah Caesarina Novi Marchianti Ph.D., FISPH, FISCM DPA : dr.Dwita Aryadina Rachmawati,M.Kes., FISPH, FISCM | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8608 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran | |
| dc.subject | Biomarker | |
| dc.subject | Paparan Debu | |
| dc.title | Hubungan Biomarker Paparan Debu Tembakau (Kotinin Urin) dengan Tekanan Darah Sistolik Pekerja PTPN X, Jember | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- NI PUTU DESYA CHANDRAKA DEWI - 212010101037.pdf
- Size:
- 758.96 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
