Komunikasi Orang Tua dengan Anak di Kelompok B1 TK Dharma Indria II Jember
| dc.contributor.author | Wanda Sri Lanjar | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-25T03:10:08Z | |
| dc.date.issued | 2024-07-11 | |
| dc.description | Reupload file repository 25 februari 2026_agus/feren | |
| dc.description.abstract | Anak usia dini merupakan anak yang mudah mencerna atau menerima informasi. Pada usia tersebut anak akan terbentuk karakter serta kepribadiannya. Pada waktu usia lahir sampai dengan enam tahun merupakan waktu yang tepat apabila anak diberikan pendidikan. Pendidikan dapat diberikan oleh orang tua sejak lahir hingga anak dewasa, karena pendidikan itu tidak hanya diberikan oleh guru melainkan juga orang tua. Pendidikan karakter dapat diberikan orang tua sebelum anak masuk usia sekolah. Berdasarkan observasi awal di TK Dharma Indria II Jember ditemukan permasalahan yaitu kedisiplinan belajar anak yang belum sepenuhnya baik. Kedisiplinan belajar yang belum tercapai tersebut yaitu ketika belajar anak tidak memperhatikan guru, tidak fokus dalam belajar, mengumpulkan tugas tidak tepat waktu. /Guru di kelompok B1 sudah berusaha memberikan perhatian kepada anak, guru juga sudah menanamkan kedisiplinan kepada anak, guru juga sudah menerapkan peraturan di dalam kelas namun masih sama saja. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitianَ iniَ yaitu:َ “Bagaimanaَ komunikasiَ orangَ tuaَ denganَ anakَ dalamَ kedisiplinanَbelajarَdiَkelompokَB1َTKَDharmaَIndriaَIIَJember?”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi orang tua dengan anak dalam kedisiplinan belajar di kelompok B1 TK Dharma Indria II Jember. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada tahun ajaran 2023/2024 semester genap. Subjek penelitian yaitu kelompok B1 dengan mengambil tiga sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukanselama 4 hari. Hari pertama peneliti melakukan observasi, hari kedua peneliti wawancara kepada orang tua, hari ketiga peneliti wawancara dengan guru, dan hari ketiga observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga subjek dengan tingkat kedisiplinan belajar yang berbeda memiliki pola komunikasi yang sama, namun perbedaan cara penyampaian, pesan yang disampaikan dan seberapa sering melakukan komunikasi dapat mempengaruhi kedisiplinan belajar anak. Dua pola komunikasi tersebut umumnya digunakan oleh semua orang tua untuk memberikan arahan serta bimbingan kepada anak. Dua komunikasi tersebut dapat meningkatkan kedisiplinan belajar anak apabila dalam penyampaiannya itu mengandung pesan, ide dan gagasan. Adapun faktor yang mempengaruhi kedisiplinan belajar salah satunya yaitu keluarga atau orang tua. Orang tua yang sering melakukan komunikasi dengan anak, kedisiplinan belajar anak nya juga meningkat dengan baik. Sedangkan anak yang memiliki kedisiplinan kurang dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya orang tua yang memiliki perbedaan pendapat dan cara mengasuh. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: LuhَPutuَIndahَBudyawati,َS.Pd.,َM.Pd.َ DPA: Laily Nur Aisiyah, S.Pd., M.Pd. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4429 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Komunikasi Orang Tua | |
| dc.subject | Kedisiplinan Belajar | |
| dc.title | Komunikasi Orang Tua dengan Anak di Kelompok B1 TK Dharma Indria II Jember | |
| dc.type | Other |
