Pengaruh Modal Manusia Terhadap Pendapatan Pekerja Informal Perempuan di Provinsi Jawa Timur
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional, namun struktur ketenagakerjaannya masih didominasi oleh sektor informal. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa pekerja perempuan mempunyai proporsi yang lebih besar pada sektor informal dibandingkan dengan pekerja laki-laki. Kondisi ini menggambarkan adanya keterbatasan akses terhadap pekerjaan formal yang dipengaruhi oleh rendahnya kualitas modal manusia yang dimiliki oleh pekerja perempuan sehingga mempengaruhi kemampuan mereka dalam memperoleh pendapatan di sektor informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modal manusia yang tercermin melalui pendidikan, pelatihan, kesehatan, penguasaan teknologi, dan jam kerja terhadap peningkatan pendapatan pekerja informal perempuan di Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan berupa data mikro Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) periode Agustus 2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, penguasaan teknologi dan jam kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap peluang pekerja informal perempuan untuk memperoleh pendapatan ≥ UMP Jawa Timur. Sementara itu, pelatihan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap peluang pekerja informal perempuan untuk memperoleh pendapatan ≥ UMP Jawa Timur. Sedangkan kesehatan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap peluang pekerja informal perempuan untuk memperoleh pendapatan ≥ UMP Jawa Timur. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas modal manusia menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan pendapatan pekerja informal perempuan.
Description
Finalisasi 7 Juli 2026_Yudi
