Pengaruh Komponen Pengembangan Pariwisata Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan (Studi Kasus: Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember)
| dc.contributor.author | Bagus Virman Kurniawan | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-28T06:11:51Z | |
| dc.date.issued | 2025-05-20 | |
| dc.description | Reuploud file repositori 28 Jan 2026_Firli | |
| dc.description.abstract | Kecamatan Ambulu merupakan kecamatan di Kabupaten Jember yang berdasarkan RTRW memiliki total 8 objek daya tarik wisata yang terdiri dari wisata alam, wisata buatan, dan wisata budaya. Potensi pariwisata di Kecamatan Ambulu sejalan dengan fokus pengembangan koridor dan poros di Jawa Timur berdasarkan RPJMD Provinsi Jawa Timur sebagai Koridor Pariwisata dan Maritim Perikanan, yang mana dapat diartikan jika Kabupaten Jember memiliki potensi untuk mengembangkan sektor pariwisata khususnya pada wilayah maritim. Disamping itu, berdasarkan RENSTRA Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember Tahun 2021-2026, ditetapkan 8 strategi pengembangan yang salah satunya ialah mengembangkan destinasi wisata, baik itu wisata alam, budaya, maupun wisata religius guna meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD yang disebabkan kurang memadainya sarana prasarana penunjang dan daya saing objek wisata daerah. Dalam meningkatkan potensi daya saing diperlukan prioritas pengembangan untuk mengetahui fokus pada komponen terpenting dan komponen yang memberi dampak terbesar yang perlu ditingkatkan terlebih dulu guna mnghasilkan keluaran yang lebih optimal. Pemecahan masalah terkait potensi dari 8 daya tarik wisata di Kecamatan Ambulu dilakukan dengan metode Mix Methods yakni menggunakan data Kuantitatif dan Kualitatif menggunakan 6 komponen pengembangan pariwisata berdasarkan keputusan berkunjung wisatawan. Adapun analisis yang digunakan untuk memecahkan permasalahan ialah dengan analisis Regresi Linier Berganda dan AHP (Analytic Hierarchy Process). Hasil menunjukkan bahwa keenam komponen pengembangan pariwisata memiliki keterkaitan satu sama lain dan secara simultan berpengaruh sebesar 71,2% terhadap keputusan berkunjung. Keberadaan pengaruh pada seluruh komponen dianalisis secara lanjut menggunakan AHP dan didapati hasil faktor prioritas pengembangan pada level sub kriteria, yaitu komponen yang menjadi prioritas pengembangan pariwisata di Kecamatan Ambulu adalah atraksi (daya tarik wisata), aksesibilitas (jalan), aktivitas (keragaman aktivitas), ancillary (ketersediaan organisasi pengelola), amenitas (parkir, toilet, tempat sampah), dan akomodasi (layanan akomodasi). Penelitian ini diharapkan dari penelitian ini adalah prioritas pengembangan yang dapat dijadikan sebuah masukan kepada Pemerintah Kabupaten Jember sebagai salah satu penyusunan kebijakan pariwisata serta meningkatkan kesadaran masyarakat Kecamatan Ambulu tentang pentingnya pengembangan kawasan wisata dalam kontribusinya terhadap sektor perekonomian. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Ir. Ratih Novi Listyawati, S.T., M.Eng. Dosen Pembimbing Anggota : Ir. Rindang Alfiah, S.T., M.T. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/602 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Pengembangan Pariwisata | |
| dc.subject | Keputusan Berkunjung | |
| dc.subject | Wisata | |
| dc.subject | Ambulu | |
| dc.title | Pengaruh Komponen Pengembangan Pariwisata Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan (Studi Kasus: Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember) | |
| dc.type | Other |
