Editing Montase Ritmis dalam Membangun Dramatisasi Adegan Pertarungan Episode 9 dan 10 Drama Korea Study Group (2025)

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Budaya

Abstract

Drama Korea Study Group (2025) merupakan drama aksi sekolah yang menampilkan berbagai adegan pertarungan dengan intensitas tinggi. Episode 9 dan 10 memperlihatkan penerapan teknik penyuntingan seperti slow motion, rapid cutting, cut on action, cutaway, whip pan, dan screen shake yang berperan dalam membangun suasana konflik yang dramatis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan montase ritmis Sergei Eisenstein dalam membangun dramatik adegan pertarungan pada episode 9 dan 10 drama Study Group. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui analisis hubungan antarshot, tempo visual, kesinambungan gerakan, serta perpaduan suara dan gambar yang membentuk ritme penyuntingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa montase ritmis tidak hanya berfungsi sebagai teknik penyuntingan, tetapi juga menjadi unsur utama dalam membangun ketegangan dan pengalaman emosional penonton. Perpaduan tempo cepat dan lambat, transisi visual yang dinamis, serta sinkronisasi gerakan dan suara mampu meningkatkan intensitas konflik hingga mencapai klimaks. Dengan demikian, penerapan montase ritmis Sergei Eisenstein pada drama Study Group berhasil membangun dramatik adegan pertarungan melalui pengaturan tempo, kesinambungan gerak, dan benturan visual yang intens. Penelitian ini menunjukkan bahwa teori montase ritmis masih relevan diterapkan dalam karya audiovisual modern, khususnya pada drama bergenre aksi.

Description

Validasi dan Finalisasi Ratna 22 Juli 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By