Inovasi Permainan 3D Edukasi Sejarah Agresi Militer 2 Berbasis Voice Recognition dengan Metode Multimedia Development Life Cycle

Abstract

Pertumbuhan industri game yang pesat menghadirkan peluang besar untuk mengintegrasikan unsur edukasi ke dalam media permainan interaktif. Namun, pembelajaran sejarah seringkali dianggap tidak menarik bagi pelajar karena metode penyampaiannya yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk: mengembangkan permainan 3D edukasi sejarah Agresi Militer II menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC), dan mengimplementasikan teknologi voice recognition dalam permainan tersebut. Metode MDLC yang diterapkan meliputi enam tahap, yaitu Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, dan Distribution. Permainan dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5 dengan plugin Sphinx-UE sebagai sistem pengenalan suara berbasis kata kunci. Pengujian dilakukan melalui dua tahap: alpha testing menggunakan Usability Testing (UT) dan beta testing menggunakan User Acceptance Testing (UAT) dengan melibatkan 35 responden. Hasil pengujian fungsionalitas menunjukkan seluruh voice trigger berhasil mendeteksi dan memicu respons sesuai skenario. Hasil UAT memperoleh rata-rata persentase sebesar 90,38% yang tergolong kategori "Sangat Layak". Pengukuran peningkatan pemahaman sejarah melalui N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,5648 yang termasuk kategori "Sedang", dengan rata-rata skor Pre Test sebesar 66,57 meningkat menjadi 90,00 pada Post Test. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan 3D edukasi sejarah Agresi Militer II berbasis voice recognition yang dikembangkan dengan metode MDLC menghasilkan pengalaman bermain yang baik dan menarik serta mampu meningkatkan pemahaman sejarah pemain secara signifikan.

Description

Finalisasi Maya_08 September 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By