Rancang Bangun Model Green Supply Chain Management Industri Cokelat di Jawa Timur

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Industri cokelat di Jawa Timur memiliki potensi besar dalam meningkatkan nilai tambah komoditas kakao nasional. Namun, rendahnya tingkat hilirisasi dan belum optimalnya praktik keberlanjutan menjadi tantangan utama. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model Green Supply Chain Management (GSCM) yang kontekstual dan aplikatif bagi industri cokelat skala kecil dan menengah di Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan mencakup pendekatan sistemik dengan teknik Interpretive Structural Modeling (ISM) untuk pemetaan hambatan, serta Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menyusun strategi prioritas. Penelitian dilakukan pada tiga industri representatif: Dusun Kakao Banyuwangi, Mojopahit Mojokerto, dan Kampung Cokelat Blitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan GSCM masih bervariasi, dengan hambatan utama berupa keterbatasan teknologi hijau, minimnya dukungan regulasi, dan rendahnya literasi keberlanjutan. Model GSCM yang dirancang mengintegrasikan empat elemen utama, yaitu inovasi produk, kemitraan petani, efisiensi proses, dan dukungan kebijakan. Simulasi menunjukkan bahwa penerapan model ini berpotensi meningkatkan efisiensi produksi, menurunkan emisi, serta memperkuat daya saing industri lokal. Penelitian ini juga menghasilkan roadmap implementasi GSCM bertahap sebagai panduan pengembangan industri cokelat berkelanjutan di daerah lain yang memiliki karakteristik serupa. Kata kunci: Green Supply Chain Management, industri cokelat, keberlanjutan, ISM, AHP.

Description

Reupload file repository 11 Mei 2026_Ratna Approved by Teddy

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By