Penerapan Metode Six Sigma untuk Meningkatkan Mutu Produk Kue Bolen Pisang (Studi Kasus DKM Cake & Cookies Jember)
| dc.contributor.author | Rizal Saputra | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-23T00:53:36Z | |
| dc.date.issued | 2025-06-20 | |
| dc.description | Repo 23 Juni 2026_ Rudy K ; FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 23 | |
| dc.description.abstract | Persaingan dalam dunia industri makanan semakin ketat dengan memasuki era globalisasi, sehingga setiap industri dituntut untuk mempunyai keunggulan kompetitif dalam menghadapi persaingan tersebut. Salah satunya industri yang memproduksi kue bolen. perusahaan harus mampu mengendalikan jumlah kapasitas produksi dengan tetap menjaga dan mengendalikan kualitas produknya. Oleh karena itu, perusahaan harus meningkatkan pengendalian kualitas melalui perbaikan untuk mempertahankan standar produk dan mengurangi cacat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pengendalian kualitas untuk meingkat mutu produk kue bolen pisang dan meminimalkan cacat produk, serta memberikan rekomendasi perbaikan pada proses produksi dengan kegagalan yang kritis pada produk kue bolen “DKM Cake & Cookies” PT Murdani Mandiri Indonesia agar menghasilkan produk yang terjamin kualitasnya dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Metode pengendalian kualitas yang akan digunakan adalah six sigma. Metode six sigma adalah salah satu alat pengendalian kualitas produk yang sering atau umum digunakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa defect produk yang menjadi fokus perhatian di perusahaan, yaitu isian bocor, ukuran tidak sama, gosong dan hancur. Keempat defect tersebut sangat mempengaruhi penurunan kualitas produk, kepercayaan konsumen, dan profitabilitas perusahaan. Nilai defect rate per million opportunities (DPMO) produk defect pada DKM Cake & Cookies sebesar 56.666.67, sedangkan nilai sigma sebesar 3,08 masih jauh dari 6σ, yang menunjukkan bahwa masih diperlukan perbaikan kualitas. Rekomendasi perbaikan berdasarkan metode FTA perlu diimplementasikan secara komprehensif. Perbaikan-perbaikan yang akan dilakukan berdasarkan penyebab-penyebab kegagalan proses produksi yang telah dianalisis berdasarkan metode Fault Tree Analysis (FTA) yang sudah diketahui akar-akar permasalahan sehingga perlu dilakukan upaya usulan perbaikan. Usulan rekomendasi perbaikan diberikan berdasarkan potensi-potensi kegagalan proses produksi yang telah dianalisa. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. Bambang Herry Purnomo, S.TP., M.Si. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9673 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknologi Pertanian | |
| dc.subject | pengendalian kualitas | |
| dc.subject | kue bolen | |
| dc.subject | metode six sigma | |
| dc.subject | FTA | |
| dc.title | Penerapan Metode Six Sigma untuk Meningkatkan Mutu Produk Kue Bolen Pisang (Studi Kasus DKM Cake & Cookies Jember) | |
| dc.type | Other |
