Hubungan Fear of Missing Out (FoMO) dengan Doomscrolling pada Remaja SMA di Wilayah Urban
| dc.contributor.author | Niken Dwi Astuti | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-05T02:00:13Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-27 | |
| dc.description | Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026 | |
| dc.description.abstract | Hubungan Fear of Missing Out (FoMO) dengan Doomscrolling pada Remaja SMA di Wilayah Urban; Niken Dwi Astuti, 222310101054; 2026; Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember Remaja SMA berada pada fase penting perkembangan identitas dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan digital. Remaja di wilayah urban memiliki rata-rata screen time sebesar 5,44 jam per hari melebihi rekomendasi American Academy of Pediatrics yaitu maksimal dua jam per hari. Tingginya penggunaan media sosial pada remaja dapat memunculkan fenomena doomscrolling, yaitu kecenderungan individu untuk terus-menerus menggulir dan menelusuri konten negatif. Remaja di wilayah urban berada dalam lingkungan dengan konektivitas daring yang tinggi dan paparan media yang intens. Lingkungan urban memberikan paparan terhadap beragam gaya hidup, nilai, dan interaksi teman sebaya serta memiliki konektivitas daring yang tinggi sehingga media digital semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari remaja. Keterlibatan daring yang semakin intens menyebabkan remaja semakin banyak terpapar informasi dan perbandingan sosial yang dapat memperkuat kekhawatiran akan tertinggal dari teman sebaya dan meningkatkan Fear of Missing Out (FoMO). FoMO menyebabkan remaja merasa cemas apabila melewatkan tren, aktivitas sosial, atau informasi di media sosial. Kebutuhan untuk terus up to date mendorong remaja untuk terus memantau media sosial dan menelusuri berbagai konten, termasuk konten negatif, sehingga meningkatkan kecenderungan melakukan doomscrolling. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara Fear of Missing Out (FoMO) dengan doomscrolling pada remaja SMA di wilayah urban. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri Jenggawah dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif korelasional melalui pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri atas 565 siswa kelas X dan XI tahun ajaran 2025/2026. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 234 siswa yang dipilih menggunakan metode probability sampling dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Online Fear of Missing Out (ON-FoMO) untuk mengukur FoMO serta Doomscrolling Scale untuk mengukur perilaku doomscrolling. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman's rho dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Penelitian ini telah memenuhi kaidah etika penelitian dan mendapatkan keterangan layak etik dari Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) Fakultas Keperawatan Universitas Jember dengan nomor sertifikat etik 311/UN25.1.14/KEPK/2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat FoMO pada kategori sedang sebanyak 196 responden (83,8%) dan tingkat doomscrolling pada kategori rendah sebanyak 131 responden (56%). Hasil analisis menggunakan uji korelasi Spearman's rho menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Fear of Missing Out (FoMO) dengan doomscrolling pada remaja SMA di wilayah urban (p < 0,001). Koefisien korelasi sebesar 0,436 menunjukkan kekuatan hubungan sedang dan arah hubungan positif yang berarti semakin tinggi tingkat FoMO, semakin tinggi pula kecenderungan perilaku doomscrolling pada remaja. FoMO berperan dalam meningkatkan kecenderungan remaja untuk terus memantau media sosial agar tidak tertinggal informasi, aktivitas, maupun pengalaman teman sebayanya. Kecenderungan tersebut mendorong remaja untuk terus mengakses dan menggulir berbagai konten di media sosial termasuk konten yang bersifat negatif, sehingga dapat meningkatkan perilaku doomscrolling. Hubungan tersebut juga dapat dipahami berdasarkan karakteristik lingkungan urban yang memiliki konektivitas daring tinggi dan paparan media yang intens sehingga meningkatkan keterlibatan remaja dalam penggunaan media sosial. Mayoritas remaja SMA di wilayah urban memiliki tingkat Fear of Missing Out (FoMO) kategori sedang dan tingkat doomscrolling kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Fear of Missing Out (FoMO) dan doomscrolling pada remaja SMA di wilayah urban dengan kekuatan hubungan sedang dan arah hubungan positif. Maka dari itu, diperlukan upaya yang melibatkan remaja, orang tua, sekolah, dan tenaga kesehatan untuk membentuk kebiasaan penggunaan media sosial yang sehat. Remaja perlu menggunakan media sosial secara bijak, orang tua memberikan pendampingan dan pengawasan, sekolah meningkatkan edukasi literasi digital dan layanan konseling, serta perawat berperan melalui edukasi kesehatan mental dan digital well-being. | |
| dc.description.sponsorship | Ns.Erti Ikhtiarini Dewi S.Kep.,M.Kep., Sp.Kep.J | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/13133 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | FAKULTAS KEPERAWATAN | |
| dc.subject | Mental health | |
| dc.subject | Adolescence | |
| dc.subject | FoMO | |
| dc.subject | Doomscrolling. | |
| dc.subject | Remaja | |
| dc.title | Hubungan Fear of Missing Out (FoMO) dengan Doomscrolling pada Remaja SMA di Wilayah Urban | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 222310101054 - NIKEN DWI ASTUTI - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 622.54 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 222310101054 - NIKEN DWI ASTUTI - BAB 1.pdf
- Size:
- 445.35 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 222310101054 - NIKEN DWI ASTUTI - BAB 2.pdf
- Size:
- 551.03 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 222310101054 - NIKEN DWI ASTUTI - BAB 3.pdf
- Size:
- 512.02 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 222310101054 - NIKEN DWI ASTUTI - BAB 4.pdf
- Size:
- 565.42 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
