Ekplorasi Mineral Piroklastik Erupsi Gunung Semeru Berbasis Penginderaan Jauh
| dc.contributor.author | Affan Rizwanda Adib | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-20T01:31:24Z | |
| dc.date.issued | 2025-04-22 | |
| dc.description | Reaploud Repository February_agus | |
| dc.description.abstract | Gunung Semeru merupakan gunung api aktif di Jawa Timur yang termasuk dalam rangkaian cincin api di Indonesia. Aktivitas vulkanisme menyebabkan kejadian erupsi, leturan, longsoran dan perubahan iklim berdampak pada wilayah sekitarnya. Erupsi gunung api merupakan proses aktivitas keluarnya magma atau material dari dalam perut bumi oleh gas bertekanan tinggi. Material yang dikeluarkan meliputi batuan, kerikil, lava, lahar dan abu vulkanik dari aktivitas vulkanik Gunung Semeru. Catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) (2021) sejak tahun 1941 hingga tahun 2023 terdapat 25 kali letusan dan 361 kejadian erupsi Gunung Semeru. Letusan dan erupsi gunung yang terjadi banyak mengeluarkan material dan gas ke atmosfer. Identifikasi mineral dan kondisi lapang sulit dilakukan disebabkan oleh tertutupnya jalur pendakian Gunung Semeru di kawasan lereng bawah. Terbatasnya akses jalan dan biaya yang dikeluarkan melalui pengamatan lapang menghambat identifikasi mineral setelah terjadi erupsi Gunung Semeru khususnya dalam menentukan jenis dan tipe mineral khususnya mineral piroklastik. Alternatif pengamatan mineral dilakukan dengan sistem penginderaan jauh. Tujuan penggunaan sistem penginderaan jauh dilakukan secara komputasi dengan teknik Remote Sensing Analysis.Teknik ini mengembangkan perhitungan otomatis berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dilakukan secara komputasi melalui Machine Learning dalam memperoleh hasil data yang akurat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati kemampuan citra satelit Sentinel-2 dalam mengakuisisi data multispektral khususnya dalam pengamatan mineral piroklastik. Hasil kajian digunakan sebagai visualisasi kenampakan mineral piroklastik hasil erupsi Gunung Semeru pada interval waktu berbeda dalam memberikan informasi spasial mineralogi pada aktivitas vulkanik. Penelitian dilakukan pada lereng atas hingga puncak Gunung Semeru pada Kabupaten Lumajang, Probolinggo, dan Malang pada bulan Mei hingga Desember di Program Studi Ilmu Tanah, Universitas Jember. Perhitungan citra menggunakan 3 metode meliputi (1) komposit rasio band (R, G, B) dengan mengkompositkan 3 band dalam sebuah citra RGB, (2) perhitungan matematis dengan bentuk perkalian dan pembagian pada nilai spektral suatu band dan (3) Principal Component Analysis (PCA). Map Interpretation digunakan dalam bentuk time series plot untuk memvisualisasikan perubahan hasil pada tiap tahunnya. Validasi data menggunakan media peta geologi dan melakukan visual ground checking di lapangan. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Ir. Basuki, S.P., M.Sc | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3779 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | Ekplorasi Mineral | |
| dc.subject | Piroklastik Erupsi | |
| dc.subject | Gunung Semeru | |
| dc.title | Ekplorasi Mineral Piroklastik Erupsi Gunung Semeru Berbasis Penginderaan Jauh | |
| dc.type | Other |
