Implementasi Terapi Buteyko pada Pasien Asma dengan Masalah Pola Napas Tidak Efektif di Puskesmas Klakah
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
asma merupakan penyakit kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan
penyempitan jalan napas sehingga menimbulkan gejala seperti sesak napas, mengi, dan
batuk. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah keperawatan berupa pola napas tidak
efektif yang ditandai dengan napas cepat, dangkal, serta penggunaan otot bantu
pernapasan. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat diberikan adalah dukungan
ventilasin denagan terapi pernapasan Buteyko, yang bertujuan untuk mengontrol pola
napas dan mencegah hiperventilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
implementasi terapi Buteyko dalam memperbaiki pola napas tidak efektif pada pasien
asma di Puskesmas Klakah.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan satu partisipan yang
memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,
dan dokumentasi. Intervensi terapi Buteyko diberikan selama 3 hari dengan frekuensi 2
kali sehari selama 10–15 menit setiap sesi. Karakteristik partisipan pada penelitian ini
yaitu perempuan berusia 70 tahun dengan riwayat asma dan hipertensi, mengalami sesak
napas saat aktivitas dan malam hari .
Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan 100% tanda mayor pola napas tidak
efektif berupa takipnea, penggunaan otot bantu napas, dan fase ekspirasi memanjang
disertai tanda minor berupa ortopnea, pernapasan cuping hidung, dan pursed lip
breathing. setelah dilakukan terapi Buteyko terdapat perbaikan pola napas, ditandai
dengan penurunan frekuensi napas dari 30x/menit menjadi 21x/menit, peningkatan SpO₂
dari 89% menjadi 97%, serta penurunan penggunaan otot bantu pernapasan, ortopnea,
dan pernapasan cuping hidung. Selain itu, keluhan sesak napas pada pasien juga
berkurang secara bertahap.
terapi Buteyko efektif dalam memperbaiki pola napas tidak efektif pada pasien
asma dan dapat digunakan sebagai terapi pendukung nonfarmakologis dalam praktik
keperawatan. perawat diharapkan dapat menerapkan terapi Buteyko sebagai intervensi
pendukung dalam penatalaksanaan pasien asma, sedangkan pasien dan keluarga
dianjurkan melanjutkan latihan terapi Buteyko secara mandiri dan rutin untuk membantu
mencegah kekambuhan sesak napas.
Description
Finalisasi Maya_10 Juli 2026
