Pemetaan Potensi Sumber Air Menggunakan Frequency Ratio Dalam Penyediaan Air Minum Di Kecamatan Tapen Dan Klabang Kabupaten Bondowoso
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Pentingnya air sebagai sumber daya alam mendasar bagi setiap makhluk
hidup. Peningkatan jumlah penduduk telah menyebabkan peningkatan kebutuhan
air dasar. Namun, pemenuhan kebutuhan air masih terkendala oleh kurang
memadainya jaringan distribusi air minum, terutama di pedesaan, serta
berkurangnya debit air di musim kemarau, seperti yang terjadi di Kabupaten
Bondowoso. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi sumber mata air
sebagai sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air minum di Kecamatan
Tapen dan Klabang, Kabupaten Bondowoso tahun 2034, serta menganalisis
ketersediaan air minum di wilayah tersebut.
Penelitian ini memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk
pemetaan wilayah. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah model statistik
Frequency Ratio (FR) dalam mengidentifikasi wilayah berpotensi sumber air.
Parameter-parameter yang dianalisis untuk pemetaan potensi mata air meliputi
elevasi, Terrain Roughness Index (TRI), lengkungan permukaan (surface
curvature), Topographic Wetness Index (TWI), kerapatan garis (lineament density),
litologi, jenis tanah, jarak dari sungai, dan tutupan lahan.
Validasi model menggunakan kurva Receiver Operating Characteristic
(ROC) menghasilkan nilai rata-rata akurasi sebesar 0,793 yang menunjukkan
tingkat akurasi model yang sangat baik dalam memprediksi potensi mata air.
Analisis ketersediaan air secara umum memproyeksikan surplus air di Kecamatan
Tapen dan Klabang pada tahun 2034, meskipun demikian terdapat dua desa di
Kecamatan Tapen, yaitu Wonokusumo dan Kalitapen, yang diprediksi akan
mengalami defisit air pada tahun tersebut. Hasil studi ini diharapkan dapat
berfungsi sebagai referensi penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam
pengelolaan dan pemanfaatan sumber mata air secara berkelanjutan.
Description
Reupload file repositori 18 februari 2026_ratna/dea
