Analisis Wacana Kritis Teks Berita Tempo.Co Dan Detikcom Terkait Konflik Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan struktur teks dalam teks berita mengenai Konflik Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi oleh TEMPO.CO dan detikcom, 2) mendeskripsikan gramatika dalam teks berita mengenai Konflik Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi oleh TEMPO.CO dan detikcom, 3) mendeskripsikan kosakata dalam teks berita mengenai mengenai Konflik Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi oleh TEMPO.CO dan detikcom, 4) mengungkap ideologi yang ingin dibangun oleh TEMPO.CO dan detikcom, 5) mengungkap bagaimana perbedaan ideologi menyebabkan perbedaan strategi dalam pembentukan ideologi bagi TEMPO.CO dan detikcom, dan 6) mengungkap mengapa ada perbedaan bentuk pemilihan bahasa dalam teks berita mengenai mengenai Konflik Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi oleh TEMPO.CO dan detikcom. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan AWK model Fairclough. Data dalam penelitian ini adalah teks berita tentang “Konflik Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi”. Sumber data berasal dari situs website portal berita TEMPO.CO dan detikcom. Pengambilan data teks berita tentang Konflik Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi yang dipublikasikan oleh TEMPO.CO dan detikcom dalam rentang waktu Maret 2013 – Januari 2018. Kesimpulan penelitian: pertama, Struktur teks TEMPO.CO tidak hanya melaporkan peristiwa, namun juga memaparkan hal-hal negatif atau tidak baik dari tambang emas Tumpang Pitu. Struktur teks detikcom tidak hanya berisi informasi sebagaimana lazimnya teks berita, namun juga memberi argumentasi dengan tujuan menetralkan isu-isu yang negatif. Kedua, Gramatika yang berupa transtivitas, TEMPO.CO memilih menggunakan Aktor sebagai partisipan yang berupa non manusia; Carrier dan Token memberi nilai dan label negatif; Senser mengungkap keyakinan negatif; dan Behaver menuntut atau melarang melakukan sesuatu. Gramatika yang berupa modalitas, TEMPO.CO memanfaatkan modalitas berupa modulasi-keharusan untuk menunjukkan hal yang perlu dilakukan oleh Pemerintah, Aparat penegak hukum dan perusahaan tambang PT Bumi Suksesindo (BSI). Gramatika yang berupa transtivitas, detikcom menggunakan Aktor sebagai partisipan yang berupa manusia; Carrier dan Token memberi nilai positif; Senser mengungkap keyakinan positif; dan Behaver berkomitmen melakukan sesuatu. Gramatika yang berupa modalitas, detikcom menggunakan modalitas berupa modalisasi-kesediaan untuk menunjukkan komitmen PT Bumi Suksesindo (BSI) melakukan sesuatu. Ketiga, Kosakata TEMPO.CO meliputi 2 hal: (1) TEMPO.CO memanfaatkan kosakata eksperiensial dan attitudinal untuk mengangkat hal-hal yang tidak baik mengenai tambang emas PT BSI; dan (2) TEMPO.CO memanfaatkan metafora untuk mengangkat hal-hal yang negatif dari tambang emas PT BSI. Kosakata detikcom meliputi 2 hal: (1) detikcom memanfaatkan kosakata eksperiensial dan attitudinal untuk mengangkat hal-hal yang baik mengenai tambang emas PT BSI; dan (2) detikcom memanfaatkan metafora untuk mengungkap hal-hal yang positif dari tambang emas PT BSI. Keempat, Ideologi TEMPO.CO adalah pencitraan negatif, sementara ideologi detikcom adalah pencitraan positif. Kelima, Strategi TEMPO.CO menguatkan hal negatif dari orang lain dan mengurangi hal positif dari orang lain. Strategi detikcom menguatkan hal positif dari mitranya dan mengurangi hal negatif dari mitranya. Keenam, Perbedaan bentuk bahasa terjadi karena TEMPO.CO dan detikcom memiliki kepentingan berbeda dengan ideologi berbeda pula.

Description

Reupload Repositori File 05 Mei 2026_Kholif Basri :: Finalisasi Repositori File 12 Mei 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By