Pengaruh Pendekatan Socio-scientific Issue (SSI) dalam Pembelajaran IPA terhadap Keterampilan Argumentasi Siswa SMP
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Keterampilan argumentasi berperan sangat penting dalam memaksimalkan pola pemikiran siswa, sehingga mereka mampu memperoleh pemahaman yang lebih bermakna terkait ide dan gagasan. Selain itu, dalam pembelajaran IPA, keterampilan argumentasi penting dibangun guna memaksimalkan pemikiran serta interpretasi siswa terkait materi yang diajarkan. Keterampilan argumentasi siswa mampu diamati baik secara tertulis maupun lisan. Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwasannya kemampuan berargumentasi siswa masih rendah. Peserta didik belum mampu memberikan teori atau konsep IPA yang dipelajarinya untuk mendukung pendapatnya dan beberapa masih terdapat peserta didik yang hanya menyampaikan pendapat tanpa menyertakan data ataupun teori untuk mendukung klaimnya tersebut. kemampuan argumentasi siswa dalam pembelajaran IPA masih rendah disebabkan pembelajaran yang tidak mengarahkan siswa untuk berpartisipasi secara aktif saat proses pembelajaran. Strategi pembelajaran Sosio- scientific Issue ialah salah satu cara guna meningkatkan keterampilan argumentasi siswa.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendekatan
Socio-scientific Issue dalam pembelajaran IPA terhadap keterampilan argumentasi
siswa SMP, serta apakah terdapat peningkatan keterammpilan argumentasi pada
siswa SMP setelah implementasi pendekatan Socio-scientific Issue pada pembelajaran IPA. SSI bertujuan guna meningkatkan perkembangan kognitif atau pengetahuan siswa, pemahaman terkait norma serta moral masyarakat, dan pemahaman terkait peristiwa yang berhubungan dengan sains serta kehidupan sosial. Pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan Socio- scientific Issue) meliputi tahap Recognition, Exploration, Sharing, dan Action taking.
Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen menggunakan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Simple random sampling adalah teknik pengambilan sampel di mana setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih. Tujuan utama dari metode ini adalah memastikan bahwa sampel yang dipilih mewakili populasi, sehingga hasil analisis dapat diterapkan pada populasi secara umum. Dalam teknik ini, pemilihan sampel dilakukan secara acak tanpa mempertimbangkan karakteristik individu di dalam populasi. 2 kelompok dipilih secara random menggunakan dadu, kemudian setiap sisi dadu ditandai dengan seluruh kelas VIII meliputi VIII A, B, C dan seterusnya hingga
didapat kelas VIII E dan VIII F.
Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan Socioscientific Issue dalam pembelajaran IPA secara signifikan berpengaruh dan terjadi peningkatan pada keterampilan argumentasi siswa yang telah diberi perlakuan. Kelas eksperimen memperoleh hasil penilaian argumentasi lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Terdapat perbedaan nilai rerata posttest yang signifikan dimana kelas eksperimen sebesar 87,33 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya 82,55. Pengujian independent sample t-test diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000, hal ini lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 sehingga hipotesis nol ditolak dan sebaliknya hipotesis alternatif diterima. Dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada pendekatan Socioscientific Issue dalam pembelajaran IPA terhadap keterampilan argumentasi siswa SMP. Hasil uji N-Gain terjadi peningkatan nilai rerata literasi sains siswa kelas eksperimen sebesar 34% lebih tinggi dari kelas kontrol sebesar 21%. Selisih antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol sebesar 13% > kelas eksperimen. Secara garis besar telah terjadi peningkatan keterampilan argumentasi kelas eksperimen setelah perlakuan menggunakan pendekatan SSI.
Description
Reuploud file repositori 27 Jan 2026_Firli
