Perilaku Keluarga dalam Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi pada Anak Stunting dari Keluarga Ekonomi Menengah
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Kelurahan Mangli sebagai Kelurahan dengan angka stunting tertinggi yaitu
sebenar 319 kasus secara keseluruhan (Dinas Kesehatan Jember, 2023). Ditemukan
kasus stunting berjumlah 15 keluarga dengan prevalensi 5% adalah keluarga
dengan ekonomi menengah dari 319 keseluruhan kasus stunting yang berada di
Kelurahan Mangli. Pada kasusnya rata-rata yang terindikasi stunting di Kelurahan
Mangli adalah masyarakat yang berlatar belakang ekonomi menengah ke bawah,
tetapi pada kenyataannya ditemukan juga anak yang terindikasi stunting berasal
dari keluarga ekonomi menengah. Oleh karena itu rumusan pertanyaan penelitian
yang diajukan adalah “bagaimana perilaku orang tua dalam pemenuhan kebutuhan
nutrisi pada anak stunting dari keluarga ekonomi menengah?”. Tujuan dari
penelitian ini untuk mengetahui perilaku pemenuhan kebutuhan nutrisi yang
diberikan orang tua kepada anak stunting, mengetahui perilaku orang tua mengatasi
anak yang telah terindikasi stunting. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini
menggunakan konsep pemenuhan kebutuhan nutrisi pada anak, konsep stunting,
konsep keluarga, konsep perilaku dalam keluarga, konsep kesejahteraan sosial
anak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus instrumental. Penentuan
lokasi penelitian menggunakan teknik purposive area, yakni Kelurahan Mangli,
Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember sebagai lokasi penelitian. Penentuan
informan menggunakan teknik purposive sampling dan pengumpulan data dengan
observasi non-partisipan, wawancara semi- terstruktur serta dokumentasi. Teknik
analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Upaya peningkatan standar kualitas yakni menggunakan dependabilitas,
kredibilitas (triangulasi sumber dan triangulasi teknik), standar transferbilitas, dan
standar konfirmabilitas. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa perilaku yang menyebabkan
stunting pada anak dari keluarga ekonomi menengah disebabkan oleh beberapa
faktor: Pertama, anak yang pemilih dalam mengonsumsi makanan, hanya
menyukai makanan ringan dan makanan cepat saji, tingginya frekuensi anak
bermain gadget sehingga menunda waktu makan. Kedua pada mikro sistem, yaitu
keluarga di mana orang tua tidak datang ke posyandu sehingga perkembangan dan
kondisi anak tidak terpantau, pola asuh yang permisif, dan terbiasa dengan gaya
hidup praktis. Adapun faktor penghambat keluarga untuk mengatasi stunting adalah
tidak semua kerabat dapat memberikan informasi dan saran yang baik bagi kondisi
kesehatan anak, sehingga orang tua juga perlu untuk menyaring dan memastikan
informasi yang di dapat. Namun, permasalahan stunting ini menyadarkan orang tua
untuk mengubah perilaku keluarga dan pola makan anak. Hal tersebut dilakukan
dengan bantuan dokter dan kader posyandu yang memberikan apresiasi dan
semangat untuk terus mengubah perilaku dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak,
mengikuti kelas parenting online, mencari informasi terkait stunting, mengganti
menu makanan secara variatif, aktif dalam kegatan posyandu sehingga kondisi anak
terpantau. Kenyataan stunting disebabkan oleh kecenderungan anak yang memilih
makanan, orang tua yang terbiasa mengikuti keinginan anak sehingga tidak melihat
kebutuhan nutrisi anak sehingga orang tua membuat strategi untuk mengubah
perilaku pemenuhan kebutuhan nutrisi yang baik bagi anak stunting. Strategi yang
dimiliki oleh orang tua memiliki faktor penguat untuk terus berkomitmen
mengubah perilaku orang tua dan mengubah pola konsumsi anak dibantu oleh
kerabat berprofesi sebagai dokter untuk memberikan saran serta informasi
kesehatan, selalu mengingatkan terkait pemeriksaan anak ke dokter spesialis,
kemudian oleh kader posyandu yang memberikan informasi terkait kondisi anak
dan juga bantuan-bantuan untuk keluarga yang memiliki anak stunting.
Description
Reupload file repositori 27 januari 2026_Kurnadi
