Kuantifikasi Total Fenolik dan Total Flavonoid serta Pengujian Aktivitas Antioksidan Metode DPPH Ekstrak Metanol Oxalis barrelieri L.
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Radikal bebas diketahui berperan penting dalam memicu stress oksidatif yang berhubungan dengan proses penuaan dini serta munculnya berbagai penyakit degeneratif. Upaya untuk mengurangi efek merugikan tersebut memerlukan keberadaan senyawa antioksidan baik yang diproduksi secara endogen maupun diperoleh dari sumber eksternal. Salah satu sumber antioksidan alami yang potensial namun masih kurang dimanfaatkan adalah gulma. Oxalis barrelieri L. atau dikenal sebagai belimbing tanah merupakan gulma yang secara tradisional telah dipakai untuk pengobatan dan dilaporkan mengandung senyawa metabolit sekunder seperti fenolik dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. Penelitian mengenai kadar fenolik, flavonoid, serta aktivitas antioksidan ekstrak metanol Oxalis barrelieri L. masih terbatas sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkaji potensi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi golongan metabolit sekunder, menentukan kadar fenolik total dan flavonoid total, serta aktivitas antioksidan ekstrak metanol Oxalis barrelieri L. Pada proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi pelarut metanol 1:10. Skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif melalui uji tabung untuk mendeteksi golongan senyawa alkaloid, flavonoid, terpenoid, dan fenolik. Kadar fenolik total dianalisis dengan metode Folin-Ciocalteu dan asam galat sebagai standar selanjutnya diukur absorbansi pada panjang gelombang 744 nm, sedangkan kadar flavonoid total dianalisis dengan metode kolorimeteri AlCl3 dan kuersetin sebagai standar kemudian diukur panjang gelombang 436 nm. Aktivitas antioksidan diuji dengan metode DPPH dan kuersetin sebagai kontrol positif. Pengukuran absorbansi dibaca pada panjang gelombang maksimum 516 nm.
Description
Finalisasi_Maya_16 Juni 2026
