Analisis Faktor yang Berpengaruh Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja di Asean-8
| dc.contributor.author | UMI HANIK | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-15T00:19:36Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-18 | |
| dc.description | Validasi dan Finalisasi Repositori File 15 Juli 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Produktivitas tenaga kerja merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya saing di kawasan ASEAN. Namun, tingginya pertumbuhan ekonomi di negara-negara ASEAN belum sepenuhnya diikuti oleh pemerataan produktivitas tenaga kerja antarnegara anggota, yang menunjukkan bahwa peningkatan indikator pembangunan seperti pendidikan, kesehatan, pemanfaatan teknologi digital dan arus foreign direct investment (FDI) belum mampu mendorong produktivitas tenaga kerja secara merata di negara Indonesia, Philipina, Thailand, Laos, Viet Nam, Timor Leste, Malaysia, dan Singapura (ASEAN-8). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan, kesehatan, digitalisasi, dan foreign direct investment (FDI) terhadap produktivitas tenaga kerja di negara-negara ASEAN-8 periode 2012-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi data panel berbasis data sekunder cross-country time-series yang bersumber dari World Bank. Analisis dilakukan menggunakan alat bantu software Stata dengan model terbaik yang dipilih melalui serangkaian uji spesifikasi model, yaitu Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pendidikan, kesehatan, digitalisasi, dan FDI berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja. Secara parsial, kesehatan dan FDI berpengaruh positif dan signifikan, pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan digitalisasi berpengaruh positif namun tidak signifikan. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 41,5% menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan variasi produktivitas tenaga kerja, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan dan arus FDI berperan penting dalam mendorong produktivitas tenaga kerja, sedangkan efektivitas pengeluaran pendidikan, pemerataan infrastruktur digital, serta peningkatan literasi teknologi perlu diperkuat agar memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap produktivitas tenaga kerja di kawasan ASEAN-8. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Dr. Anifatul Hanim, M.Si. | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/11266 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ekonomi dan Bisnis | |
| dc.subject | Pendidikan | |
| dc.subject | Kesehatan | |
| dc.subject | Digitalisasi | |
| dc.subject | Foreign Direct Investment (FDI) | |
| dc.subject | Produktivitas Tenaga Kerja | |
| dc.subject | ASEAN-8 | |
| dc.title | Analisis Faktor yang Berpengaruh Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja di Asean-8 | |
| dc.type | Other |
