Pelabuhan Penyeberangan Ketapang Banyuwangi Tahun 1986-1992

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan Pelabuhan Penyeberangan Ketapang Banyuwangi pada tahun 1986-1992, dengan fokus pada latar belakang perpindahan pengelolaan dari Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) kepada Perum Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (PASDP), perkembangan operasional pelabuhan pada masa pengelolaan PASDP, serta dampaknya terhadap masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, dengan pendekatan ekonomi jasa serta teori konektivitas maritim Jean Paul Rodrigue. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralihan pengelolaan pelabuhan dilakukan sebagai bagian dari reorganisasi transportasi nasional untuk menciptakan pengelolaan yang lebih profesional dan sesuai dengan karakteristik angkutan penyeberangan. Selama berada di bawah pengelolaan PASDP, Pelabuhan Penyeberangan Ketapang mengalami perkembangan dalam aspek kelembagaan, pelayanan, dan arus penumpang maupun kendaraan, meskipun masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan peningkatan volume pengguna jasa. Keberadaan pelabuhan ini juga memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di Banyuwangi dan wilayah sekitarnya. Pelabuhan Penyeberangan Ketapang berperan penting sebagai simpul konektivitas maritim yang mendukung hubungan antara Pulau Jawa dan Pulau Bali.

Description

FINALISASI oleh Arif 2026 September 15

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By