Analisis Risiko K3 Pembangunan Badan Menara Tower Turyapada Menggunakan Metode Hirarc Dan Fishbone Diagram
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Kecelakaan kerja terjadi pada hampir seluruh sektor termasuk bidang konstruksi. Kecelakaan kerja dapat diakibatkan oleh faktor manusia, peralatan teknis, dan lingkungan kerja. Proyek tower khusus karena berdiri diatas gedung memiliki beberapa elemen, yaitu ground floor, lantai utama, badan menara, tower pemancar, dan jembatan kaca. Pembangunan tower pada ketinggian tertentu dan terletak pada pegunungan membuat cuaca sangat mempengaruhi proses pelaksanaan konstruksi. Berdasarkan kondisi tersebut maka kemungkinan risiko-risiko akan terjadi sehingga perlu dilakukan analisis risiko K3. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendapatkan variabel risiko, tingkat risiko, akar penyebab risiko, dan pengendalian risiko. Proses analisis risiko dilakukan dengan menganalisis risiko K3 pada pembangunan tower menggunakan metode HIRARC dan fishbone diagram. Hasil risiko tinggi meliputi jatuhnya komponen baja dari crane, pekerja jatuh dari ketinggian, kejatuhan alat/material, dan dampak cuaca ekstrem. Penilaian menunjukkan 39% low risk, 53% moderate risk, dan 8% high risk. Hasil analisis Fishbone Diagram mengidentifikasi akar penyebab risiko pada faktor manusia (kelelahan, komunikasi buruk, ketidakpatuhan), faktor alat dan material (penggunaan alat tidak tepat, material tidak stabil), serta faktor lingkungan kerja (cuaca buruk, area tidak aman). Mitigasi dilakukan sesuai hierarki pengendalian risiko, yaitu melalui eliminasi atau menghilangkan sumber bahaya, substitusi yaitu mengganti/mendesain ulang sistem, kontrol administratif, kontrol teknik, dan penggunaan APD.
Description
Reupload Repositori File 28 Januari 2026_Kholif Basri
