Pengaruh Durasi Olahraga Terhadap Vo2max Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kedokteran

Abstract

Mahasiswa Fakultas Kedokteran memiliki beban aktivitas tinggi, baik akademik maupun klinis, yang menuntut kondisi fisik prima. Salah satu indikator kebugaran fisik adalah VO₂max, yaitu kemampuan maksimal tubuh dalam menggunakan oksigen saat aktivitas fisik. Faktor yang memengaruhi VO₂max antara lain durasi olahraga, intensitas latihan, jenis kelamin, usia, status gizi, dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh durasi olahraga terhadap VO₂max mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jember. Penelitian dilakukan dengan metode observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah 57 mahasiswa angkatan 2022 dan 2023 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran VO₂max dengan metode bleep test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (73,7%) memiliki durasi olahraga kurang dari 150 menit per minggu dan sebagian besar (96,5%) memiliki VO₂max yang sangat kurang. Uji statistik menggunakan korelasi Rank Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara durasi olahraga dengan VO₂max (p=0,016; r=-0,319). Kesimpulan dari penelitian ini adalah durasi olahraga berpengaruh secara signifikan terhadap VO₂max mahasiswa. Peningkatan durasi olahraga secara teratur perlu dianjurkan untuk mendukung peningkatan kebugaran jasmani, terutama pada mahasiswa yang memiliki aktivitas akademik padat.

Description

Reupload Repositori File 24 Februari 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By