Analisis Sifat Fisika Tanah (Tekstur, Bulk Density, Permeabilitas, dan Kadar Air) Pada Perkebunan Kakao Jatirono Kabupaten Banyuwangi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Tanah merupakan komponen utama sebagai media tumbuh kembangnya
tanaman. Salah satu sifat tanah yang menjadi penentu kualitas baik atau buruknya
tanah adalah sifat fisika tanah. Adapun peran sifat fisika tanah yakni mengatur
ketersediaan air, mengatur sirkulasi udara dalam tanah, serta memengaruhi tumbuh
kembang tanaman. Macam-macam sifat fisika tanah seperti tekstur, bulk density
(bobot isi), permeabilitas, dan kadar air menjadi indikator kesuburan tanah.
Tanah memiliki kaitan yang erat dengan lahan, salah satunya adalah lahan
perkebunan kakao. Adapun perkebunan kakao yang ada di Banyuwangi yaitu
perkebunan Jatirono yang terletak di Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru.
Kondisi di perkebunan kakao Jatirono pertumbuhan tanaman dan produksi kakao
sudah tidak optimal, karena banyaknya tanaman kakao yang kering sehingga hasil
buahnya juga kurang maksimal. Selain itu, kondisi tanah pada lahan kakao Jatirono
juga cenderung kering. Oleh karena itu, peneliti tertarik melakukan penelitian
dengan tujuan untuk menganalisis sifat fisika tanah (tekstur, bulk density,
permeabilitas, dan kadar air) pada perkebunan kakao Jatirono di Kabupaten
Banyuwangi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang
digunakan yaitu metode survei dan analisis laboratorium. Penentuan titik
pengambilan sampel tanah untuk bahan analisis di laboratorium ditentukan dengan
metode diagonal pada lahan kakao dengan 5 titik sampel yaitu A, B, C, D, dan E
yang mana setiap titik masing-masing akan diambil satu sampel tanah untuk
dianalisis berdasarkan indikator tekstur, bulk density, permeabilitas, dan kadar air.
Pengujian indikator-indikator tersebut dilakukan di Laboratorium Fisika Tanah
pada Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Hasil penelitian diperoleh bahwasannya sifat fisika tanah yang meliputi
tekstur, bulk density, permeabilitas, dan kadar air tanah pada lahan perkebunan
kakao Jatirono memperoleh hasil dan nilai yang berbeda-beda. Namun hasil dari
setiap indikator memiliki kesinambungan antara satu dengan yang lain. Dari ke lima
titik pengambilan sampel, indikator tekstur tanah memperoleh hasil rata-rata tekstur
lempung berpasir. Indikator bulk density (bobot isi) tanah dari ke lima titik sampel
memperoleh rata-rata hasil sedang dan tinggi. Indikator permeabilitas pada lima
titik sampel memperoleh hasil cepat dan agak cepat. Indikator kadar air pada ke
lima titik pengambilan sampel memperoleh hasil tergolong tinggi dengan
persentase 30,01% - 38,48%.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwasannya tekstur lempung
berpasir dengan persentase fraksi pasir yang lebih dominan sehingga tanah
memiliki tekstur yang cenderung kasar. Kondisi tekstur tersebut dapat
memengaruhi bobot isi tanah yang mana pasir memiliki bobot isi yang lebih besar
dari pada liat. Kemudian tekstur tersebut juga menyebabkan kemampuan tanah
dalam meloloskan air tinggi namun daya pegang airnya rendah, dan nilai kadar air
yang tergolong tinggi tersebut juga dapat dipengaruhi faktor cuaca yang mana saat
pengambilan sampel dilakukan saat musim hujan. Selain itu juga dapat disebabkan
oleh faktor kedalaman pengambilan sampel tanah yang mana tidak diberikan variasi
akan tetapi sampel diambil pada tanah bagian permukaan atas.
Description
Reupload file repository 5 Februari 2026_Ratna
