Analisis Portofolio Optimal Cryptocurrency Melalui Pendekatan Markowitz Pada Pasar Volatilitas Tinggi Yang Teregulasi OJK

dc.contributor.authorFendi
dc.date.accessioned2026-02-11T04:07:39Z
dc.date.issued2025-07-14
dc.descriptionReupload Repositori File 11 Februari 2026_Kholif Basri
dc.description.abstractCryptocurrency kini telah menjadi instrumen investasi yang semakin populer, seiring dengan pertumbuhan teknologi dan meningkatnya minat investor terhadap aset digital. Namun, karakteristik pasar cryptocurrency yang sangat fluktuatif menimbulkan tantangan serius, terutama terkait risiko yang tinggi. Di Indonesia, aset-aset kripto yang telah terdaftar di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peluang investasi yang lebih aman secara regulasi, tetapi tetap memerlukan strategi pengelolaan risiko yang matang. Salah satu pendekatan yang relevan untuk mengatasi permasalahan ini adalah model portofolio Markowitz, yang menekankan pentingnya diversifikasi aset berdasarkan hubungan antara risiko dan return. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat expected return, mengukur risiko (standard deviation), dan menentukan alokasi bobot portofolio optimal dari aset-aset kripto yang terdaftar di OJK pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan data sekunder harian dari situs CoinMarketCap dan exchange Triv. Sampel terdiri atas 30 cryptocurrency yang mewakili 15 sektor berbeda, dipilih berdasarkan kapitalisasi pasar dan volume perdagangan tertinggi. Analisis dilakukan melalui perhitungan actual return, expected return, varians, deviasi standar, kovarian, dan koefisien korelasi antar aset. Hasil dari perhitungan tersebut digunakan untuk membangun portofolio optimal melalui kurva efficient frontier dan evaluasi menggunakan Sharpe Ratio guna memperoleh kombinasi aset dengan rasio risiko dan imbal hasil terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aset kripto memiliki return positif selama tahun 2024, dengan Expected Return Cryptocurrency Tunggal tertinggi dimiliki oleh OM sebesar 1,478% dan terendah oleh ARB sebesar -0,126%. Risiko tertinggi tercatat pada aset FLOKI dengan deviasi standar 8,635%, sedangkan yang terendah adalah BTC dengan deviasi standar 2,798%. Portofolio optimal yang terbentuk melalui pendekatan Markowitz menunjukkan kombinasi aset dari sektor-sektor seperti Layer-1, DeFi, dan Real World Asset memiliki kontribusi signifikan dalam pencapaian efisiensi portofolio. Portofolio optimal paling efisien diperoleh dari kombinasi 6 sektor dengan expected return portfolio sebesar 0,537% dengan risiko sebesar 1,141%, dan rasio Sharpe Ratio mencapai 45,97%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Markowitz mampu membentuk portofolio yang optimal di tengah kondisi pasar kripto yang sangat volatil. Diversifikasi berdasarkan sektor terbukti efektif dalam mengurangi risiko dan meningkatkan potensi keuntungan portofolio secara keseluruhan. Temuan ini tidak hanya memperkaya literatur tentang manajemen portofolio di pasar aset digital, tetapi juga memberikan panduan strategis bagi investor dalam merancang keputusan investasi yang rasional dan adaptif terhadap dinamika pasar cryptocurrency.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Hadi Paramu, S.E., MBA., Ph.D. Dosen Pembimbing Anggota: Dr. Elok Sri Utami, M.Si.
dc.identifier.issnKholif Basri
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2843
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ekonomi dan Bisnis
dc.subjectCryptocurrency
dc.subjectpertumbuhan teknologi
dc.subjectaset digital
dc.subjectOtoritas Jasa Keuangan (OJK)
dc.titleAnalisis Portofolio Optimal Cryptocurrency Melalui Pendekatan Markowitz Pada Pasar Volatilitas Tinggi Yang Teregulasi OJK
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Fendi - 210810201103.pdf
Size:
21.5 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: