Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Potensi Lokal Desa Puger untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu tujuan dari dalam proses pembelajaran. Kemampuan berpikir kritis merupakan pola pikir logis yang dimiliki seseorang yang perlu terus dikembangkan dan dapat dicirikan dengan sikap seseorang yang tidak mudah percaya pada pernyataan atau kesimpulan tanpa adanya bukti atau sumber yang jelas. terdapat 5 indikator kemampuan berpikir kritis menurit Ennis yaitu, elementary clarification, basic support, inference, advanced clarification, dan strategy and tactics. Permasalahan di Indonesia dalam bidang pendidikan saat ini salah satunya yaitu rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Rendahnya kemampuan berpikir kritis ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yakni karena kurang efektifnya proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang kurang efektif ini dapat disebabkan karena peran guru yang masih dominan sehingga menghambat kemampuan siswa dalam menganalisis dan mengambil keputusan. Selain itu rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa juga dapat disebabkan karena pembelajaran yang hanya menggunakan buku teks dan kurang dikaitkan dengan lingkungan dan kebutuhan siswa. Berdasarkan wawancara dengan guru IPA di SMPN 2 Puger yang menyatakan bahwa siswa cenderung pasif dalam menerima materi dari guru. Hal tersebut juga disebabkan karena dalam kegiatan pembelajaran, SMPN 2 Puger masih menggunakan media cetak saja. Implementasi dari kemampuan berpikir kritis tersebut dapat dilakukan melalui pembelajaran sains yang terintegrasi dengan potensi lokal di daerah tersebut. Dan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka peneliti bertujuan untuk mengembangkan E-modul IPA berbasis potensi lokal Desa Puger untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu produk bahan ajar IPA dalam bentuk e-modul untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini yaitu penelitian Research & Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII A di SMPN 2 Puger dengan data penelitian yang digunakan yaitu validitas dengan menggunakan lembar validitas, kepraktisan menggunakan lembar observasi keterlaksanaan penggunaan e-modul, dan keefektifan menggunakan soal evaluasi berupa soal pretest-posttest dan angket respon siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi lembar validitas yang dinilai oleh 3 validator yang terdiri dari satu dosen IPA dan dua guru mata pelajaran IPA SMPN 2 Puger. Analisis kepraktisan diukur menggunakan lembar observasi keterlaksanaan penggunaan e-modul yang diamati oleh tiga observer dari mahasiswa Pendidikan IPA selama empat kali pertemuan. Analisis keefektifan diperoleh dengan menggunakan uji N-Gain dan angket respon siswa. Uji berupa hasil nilai pretest-posttest untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa SMP dan angket respon siswa untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap e-modul IPA berbasis potensi lokal desa Puger.

Description

Reaploud Repository February_agus

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By