Hubungan antara KEK dan Anemia pada Ibu Hamil dengan Status Panjang Badan Lahir Pendek di Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember
| dc.contributor.author | Juwita Gian Kiranti | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-09T01:57:08Z | |
| dc.date.issued | 2025-11-18 | |
| dc.description | reupload 2026 Rudi H Validasi dan Finalisasi oleh Ratna 9Juni 2026 | |
| dc.description.abstract | Panjang badan lahir adalah ukuran panjang tubuh bayi pada saat pertama kali lahir, standar panjang badan lahir normal yaitu 48-52 cm. Prevalensi panjang badan lahir kurang dari 48 cm di Indonesia berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 diketahui bahwa 18,5% bayi yang lahir memiliki panjang badan kurang dari 48 cm. Sedangkan berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) di Jawa Timur pada tahun 2023 prevalensi panjang badan lahir yang kurang dari 48 cm yaitu mencapai 15,3%. Berdasarkan teori modifikasi UNICEF, panjang badan lahir pendek disebabkan oleh faktor langsung dan faktor tidak langsung, faktor langsung meliputi KEK, anemia, dan penyakit infeksi, sedangkan faktor tidak langsung meliputi kondisi lingkungan dan sosial ekonomi. Panjang badan lahir pendek dapat mengindikasi masalah kesehatan dan status gizi ibu selama kehamilan, serta meningkatkan risiko stunting dan gangguan perkembangan pada bayi dikemudian hari. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji distribusi frekuensi karakterisitik ibu hamil seperti usia ibu, pendidikan terakhir, pekerjaan ibu, status gizi ibu hamil saat awal kehamilan, status kenaikan berat badan ibu selana kehamilan, dan konsumsi tablet Fe, serta mengkaji hubungan antara KEK dan anemia pada ibu hamil dengan status panjang badan lahir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analitik. Desain penelitian yang digunakan yaitu case control. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi yang lahir pada tahun 2024 di wilayah kerja Puskesmas Jelbuk, Penentuan besar sampel dilakukan perhitungan dengan rumus Lameshow dan didapatkan hasil bahwa jumlah sampel untuk masing-masing kelompok kasus dan kontrol adalah 52. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang diambil pada bulan Juni-Juli 2025. Analisis yang dilakukan untuk melihat gambaran dari setiap variabel yakni analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil dari penelitian, menunjukkan bahwa ibu hamil berada pada rentang usia ideal (42,3%). Pendidikan terakhir ibu hamil pada kelompok kasus paling banyak tamat SLTP/MTS (20,2%), sedangkan pada kelompok kontrol paling banyak berada pada kategori tamat SD/MI sebesar (20,2%). Ibu hamil paling banyak berstatus sebagai ibu rumah tangga (46,2%) pada kelompok kasus dan kelompok kontrol (42,3%), status gizi awal kehamilan pada kelompok kasus (29,8%) sedangkan kelompok kontrol (32,7%), serta status kenaikan berat badan selama kehamilan kelompok kasus (41,3%) dan kelompok kontrol (40,4%). Proporsi KEK kelompok kasus (8,7%), sedangkan kelompok kontrol (3,8%). Proporsi anemia kelompok kasus (26,9%), sedangkan kelompok kontrol (19,2 %). Serta, konsumsi tablet Fe tidak sesuai anjuran paling banyak pada kelompok kasus (23,1%) dan kelompok kontrol (15,4%). Hasil analisis bivariat dengan uji chisquare mendapatkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara KEK (p = 0,138), dan anemia (p = 0,116) dengan status panjang badan lahir pendek di Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember tahun 2024. Saran yang dapat diberikan adalah bagi puskesmas meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap kader posyandu dalam pelaksanaan pemantauan status gizi ibu hamil, khususnya pada pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA). Bagi ibu hamil dianjurkan untuk menjaga asupan gizi seimbang dan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin di fasilitas pelayanan kesehatan. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan menambahkan variabel lain, seperti seperti pola makan, jarak kehamilan, riwayat penyakit infeksi, maupun status sosial ekonomi keluarga. | |
| dc.description.sponsorship | Pembimbing Utama : Dr. Leersia Yusi Ratnawati, S.KM., M.Kes. Pembimbing Anggota : Sulistiyani, S.KM., M.Kes. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8330 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kesehatan Masyarakat | |
| dc.subject | KEK | |
| dc.subject | Ibu Hamil | |
| dc.subject | Panjang Badan Lahir Pendek | |
| dc.title | Hubungan antara KEK dan Anemia pada Ibu Hamil dengan Status Panjang Badan Lahir Pendek di Puskesmas Jelbuk Kabupaten Jember | |
| dc.type | Other |
