Penggunaan Nematoda sebagai Bioindikator Kualitas Tanah di Lahan Cabai Merah Serta Pemanfaatannya sebagai Booklet

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Nematoda bisa dijadikan sebagai indikator kualitas tanah dikarenakan populasi nematoda tersebut relatif stabil dalam merespon perubahan kelembapan dan temperatur yang ada di dalam tanah. Nematoda ini berupa nematoda parasit tumbuhan dan nematoda hidup bebas. Nematoda hidup bebas dapat mencegah perombakan bahan organik yang berlangsung cepat. Sedangkan nematoda parasit lebih banyak menyebabkan kerusakan pada tanaman. Potensi nematoda sebagai bioindikator dipercaya dapat digunakan untuk memantau pengelolaan lahan yang mana sesuai dengan kelompok trofiknya. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan pada lahan cabai ditemukan 5 ordo nematoda. Dapat diketahui bahwa ordo paling dominan di lahan cabai ini yaitu ordo Tylenchida 311 individu, Rhabditida 277 individu, Aphelenchida 28 indvidu, dan Desmodorida 24 individu. Sedangkan ordo yang paling sedikit yaitu ordo Dorylaimida yang berjumlah 4 individu. Kualitas tanah pada lahan cabai ini dapat ditentukan berdasarkan dominasi jenis nematoda dan kelompok makan atau tipe mulut. Pengelompokan ini didasarkan pada perhitungan indeks maturitas dalam kisaran 1 – 5 c-p (Colonizer-persisters) untuk mengetahui komunitas nematoda. Hal ini dapat menggambarkan waktu generasi nematoda dan jaring-jaring makanan yang terjadi di dalam tanah. Umumnya nematoda pemakan bakteri bernilai c-p rendah (Cephalobus, Diploscapter, Rhabditis, dan Ethmolaimus), sedangkan nematoda omnivora dan pemakan hewan bernilai c-p (Colonizer-persisters) tinggi (Hoplolaimus, Prionchulus, Aphelenchoides, dan Seinura). Genus yang paling dominan dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi tanah di lahan cabai tersebut. Keragaman nematoda yang ada pada lahan cabai merah besar di Desa Setail, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi yang ditemukan di dominasi oleh nematoda parasit yaitu dari Genus Hoplolaimus. Oleh karena itu dapat mewakili kondisi tanah yang kurang baik di lahan tersebut yang mengalami tekanan lingkungan dan dampak paparan polusi yang signifikan. Kemudian untuk hasil validasi Booklet yang berjudul “Keragaman Nematoda di Lahan Cabai Merah” ini memiliki kelayakan 88% yang artinya sudah valid.

Description

Validasi file repositori 10 Juli 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By