Hubungan Kadar Retikulosit Hemoglobin Ekuivalen (Ret-He) dengan Saturasi Transferin (TSAT) Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Stadium V di RSD dr. Soebandi Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kedokteran

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) Stadium V merupakan tahap akhir dari kerusakan ginjal yang ditandai dengan penurunan fungsi filtrasi secara drastis sehingga pasien memerlukan terapi pengganti ginjal, terutama hemodialisis. Komplikasi yang paling sering dijumpai pada pasien PGK adalah anemia, khususnya anemia defisiensi besi yang muncul akibat gangguan metabolisme besi, inflamasi kronis, peningkatan hepsidin, serta kehilangan darah selama proses hemodialisis. Penilaian status besi umumnya menggunakan Saturasi Transferin (TSAT), namun parameter ini memiliki keterbatasan karena mudah terpengaruh fluktuasi Serum Iron (SI), perubahan Total Iron Binding Capacity (TIBC), dan kondisi inflamasi. Sebagai alternatif, Retikulosit Hemoglobin Ekuivalen (Ret-He) diperkenalkan sebagai indikator yang lebih stabil dan menggambarkan kecukupan besi untuk eritropoiesis secara real-time. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kadar Ret-He dan TSAT pada pasien PGK Stadium V yang menjalani hemodialisis di RSD dr. Soebandi Jember. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diperoleh melalui teknik total sampling pada pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak menerima terapi besi, ESA, atau transfusi darah dalam satu bulan terakhir. Data yang dikumpulkan merupakan data sekunder berupa hasil pemeriksaan Retikulosit Hemoglobin Ekuivalen (Ret-He), Saturasi Transferin (TSAT), darah lengkap, serta karakteristik klinis dari rekam medis. Analisis dilakukan untuk menggambarkan distribusi nilai Retikulosit Hemoglobin Ekuivalen (Ret-He) dan Saturasi Transferin (TSAT), serta menguji hubungan keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun penurunan kedua parameter umum ditemukan pada pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) Stadium V, tidak terdapat korelasi yang bermakna secara statistik antara kadar Ret-He dan TSAT. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua parameter dapat dipengaruhi oleh faktor fisiologis maupun inflamasi yang berbeda, sehingga keduanya tidak selalu berjalan seiring dalam menggambarkan status besi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa Retikulosit Hemoglobin Ekuivalen (Ret-He) dan Saturasi Transferin (TSAT)tidak memiliki hubungan signifikan pada pasien PGK Stadium V yang menjalani hemodialisis. Dengan demikian, Ret-He belum dapat digunakan sebagai pengganti langsung TSAT dalam menilai status besi, tetapi berpotensi menjadi parameter pelengkap dalam evaluasi anemia defisiensi besi, terutama pada kondisi klinis yang dipengaruhi inflamasi kronis. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan variabel inflamasi dan penilaian hepsidin untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif.

Description

Reupload file repositori 19 Feb 2026_Maya

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By