Prediksi Financial Distress pada Perusahaan Jasa Sub Sektor Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi di Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

fakultas ekonomi dan bisnis

Abstract

Financial distress merupakan tahap penurunan dalam kondisi keuangan suatu perusahaan sebelum terjadinya kebangkrutan ataupun likuidasi. Prediksi financial distress memiliki nilai informasi dan menciptakan kontribusi besar bagi pihak yang terkait dengan perusahaan. Jika kondisi financial distress dapat dideteksi lebih dini, maka manajer perusahaan dapat mengeluarkan kebijakan kebijakan atau tindakan yang bisa digunakan untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaannya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji dan menganalisis apakah rasio profitabilitas, rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio arus kas, rasio aktivitas, dan posisi kas berpengaruh terhadap financial distress pada perusahaan jasa sub sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi di Indonesia. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 51 perusahaan, masing-masing 4 perusahaan dari sub sektor energi, 3 perusahaan sub sektor jalan tol, pelabuhan , bandara, dan sejenisnya, 8 perusahaan sub sektor konstruksi non bangunan, 5 perusahaan sub sektor telekomunikasi, dan 31 perusahaan sub sektor transportasi. Pemilihan ini sesuai dengan kriteria yang ditentukan dan rentang penelitian dari tahun 2013-2018. Total pengamatan dalam periode penelitian sebanyak 289 pengamatan dari 306 pengamatan, sisanya merupakan data outlier. Metode analisis menggunakan analisis regresi logistik dengan hasil penelitian yaitu dua variabel independen (CFO/TA dan Cash/CL) yang berpengaruh signifikan terhadap financial distress, sedangkan empat variabel independen (ROE, WC/TA, DAR, Sales/CA) tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress perusahaan.

Description

reupload file repository 7 april 2026 izza/tofik

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By