Ragam Kebutuhan Tokoh dalam novel Jatisaba Karya Ramayda Akmal: Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Kajian ini dilatarbelakangi oleh representasi hierarki kebutuhan Abraham
Maslow dalam tokoh-tokoh novel Jatisaba karya Ramayda Akmal. Novel ini
menggambarkan realitas sosial masyarakat pedesaan yang terjerat kemiskinan dan
eksploitasi melalui perekrutan tenaga kerja ilegal. Tokoh utama, Mae, mengalami
konflik batin akibat keterlibatannya dalam jaringan perdagangan manusia.
Pergulatan batin Mae dan interaksinya dengan tokoh-tokoh lain seperti Sitas, Gao,
dan Jompro menjadi fokus utama kajian ini. Melalui perjalanan tokohnya, novel
ini menunjukkan upaya manusia memenuhi kebutuhan dasar hingga mencapai
aktualisasi diri. Oleh karena itu, kajian ini menggunakan teori psikologi
humanistik Maslow untuk menganalisis hierarki kebutuhan tokoh-tokohnya.
Tujuan kajian ini yaitu mendeskripsikan keterkaitan antarunsur struktural
dan hierarki kebutuhan tokoh dalam novel Jatisaba. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan teknik deskriptif dan pendekatan objektif. Objek
material penelitian ini adalah novel Jatisaba karya Ramayda Akmal, sedangkan
objek formalnya meliputi keterkaitan antarunsur struktural dan pemenuhan
kebutuhan berdasarkan hierarki Maslow. Satuan analisis dalam penelitian ini
berupa kalimat atau paragraf yang merepresentasikan unsur struktural dan aspek
psikologis tokoh.
Hasil analisis struktural menunjukkan keterkaitan erat antara tema,
penokohan, konflik, dan latar. Tema mayor dalam novel ini adalah praktik
perdagangan manusia dengan kedok perekrutan tenaga kerja, yang berkaitan
langsung dengan tokoh Mae. Tema minor yang mendukung tema mayor meliputi
politik desa yang korup, kemiskinan warga, dan kesenian tradisional. Konflik
yang muncul berupa konflik fisik terjadi antara Mae dan Malim, Mae dan polisi
mencerminkan dinamika emosional dan sosial tokoh-tokohnya.
Description
Entry oleh Arif 2026 Maret 16
