Penambang Belerang Di Kawah Ijen Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi Tahun 2011-2020
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Skripsi ini mengkaji tentang Penambang Belerang di Kecamatan Licin Kabupaten
Banyuwangi tahun 2011-2020. Permasalahan yang akan dikaji meliputi (1) Latar
belakang wilayah Kecamatan Licin yang menjadi tempat kegiatan penambang
belerang. (2) Kondisi sosial ekonomi penambang belerang Kawah Ijen. (3)
Dampak yang timbul akibat aktivitas pertambangan di Kawah Ijen. Metode yang
digunakan yaitu metode sejarah yang terjadi dari heuristik, kritik, interpretasi, dan
historiografi. Pendekatan yang diterapkan adalah pendekatan antropologi sosial
oleh Koentjaraningrat dan teori ekonomi subsisten Clifton R. Wharton digunakan
sebagai alat bantu untuk analisis peristiwa sejarah. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa penambangan belerang di Kawah Ijen merupakan aktivitas
pengambilan endapan dari proses sublimasi gas yang keluar dari dalam perut
bumi. Pada tahun 2011 terjadi pertambangan dihentikan selama 6 bulan. Hal ini
disebabkan oleh peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Ijen. Penambang
belerang di Kawah Ijen Kecamatan Licin diklasifikasi menjadi beberapa macam
oleh perusahaan pengelola. Pekerjaan yang pertama penjaga solfatara (PS) atau
dikenal dengan penjaga pawon. Jenis pekerjaan selanjutnya adalah 4 orang
pekerja yang ditugaskan sebagai penanggungjawab perbaikan jalan. Selanjutnya
adalah petugas dapur yang mempunyai peran sebagai orang-orang yang mengolah
belerang Kawah Ijen menjadi belerang murni. Kegiatan penambangan belerang
sangat dipengaruhi oleh aktivitas vulkanik Kawah Ijen. Pada tahun 2020 seluruh
aktivitas penambangan belerang dan wisatawan dihentikan sampai waktu yang
tidak data ditentukan karena adanya wabah nonalam bernama COVID-19.
Description
Reupload Repositori File 27 Januari 2026_Kholif Basri
