Analisis Kadar Serat Pangan Dan Daya Terima Cookies Dengan Substitusi Tepung Ubi Jalar Kuning (Ipomoea Batatas L.) Dan Tepung Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L.)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Obesitas terjadi ketika terdapat ketidakseimbangan antara asupan energi dan
energi yang dikeluarkan dalam jangka waktu yang panjang. Salah satu tanda
obesitas dilihat dari indeks massa tubuh (IMT) yang lebih dari 27 kg/m2
. Kelompok
remaja merupakan kelompok yang berisiko terhadap masalah gizi terutama
obesitas. Salah satu faktor penyebabnya yaitu konsumsi camilan yang berlebih.
Salah satu camilan yang banyak digemari semua kalangan terutama remaja, yaitu
cookies. Cookies dikenal juga dengan sebutan kue kering yang memiliki kandungan
gula, minyak, dan kalori yang tinggi, tetapi memiliki kandungan serat yang rendah
sehingga perlu adanya modifikasi cookies yang tinggi serat, rendah gula, dan rendah
kalori. Oleh karena itu, dibuatlah inovasi cookies dengan substitusi tepung ubi jalar
kuning dan tepung kacang merah dengan proporsi yang berbeda. Pemanfaatan
tepung ubi jalar kuning dalam pembuatan cookies dikarenakan mengandung serat
tinggi dan bisa dijadikan sebagai pengganti tepung terigu. Sedangkan, tepung
kacang dikarenakan kandungan serat yang tinggi dan rendah lenak. Penelitian ini
bertujuan untuk untuk menganalisis kandungan serat cookies, menganalisis
perbedaan daya terima penelis meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur cookies,
menganalisis formulasi terbaik cookies, dan menganalisis kecukupan porsi
konsumsi cookies dengan substitusi tepung ubi jalar kuning dan tepung kacang
merah perharinya berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG)
Description
Entry oleh Arif 2026 April 08
