Rasionalitas dan Makna Tindakan Merantau dalam Perspektif Tindakan Sosial di Kalangan Perempuan Bawean di Gresik Daratan

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Penelitian ini mengkaji rasionalitas dan makna tindakan merantau perempuan Bawean di Gresik daratan melalui perspektif teori tindakan sosial Max Weber. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa tradisi merantau pada masyarakat Bawean awalnya didominasi laki-laki, namun seiring waktu, perempuan turut terlibat karena faktor ekonomi, pendidikan, dan perubahan sosial. Hasil penelitian mengungkap bahwa motivasi merantau perempuan Bawean didorong oleh keterbatasan lapangan kerja dan fasilitas pendidikan di Pulau Bawean, serta pengaruh jaringan sosial dan tradisi yang telah mengakar. Secara rasional, merantau dipandang sebagai strategi untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik, peluang kerja yang lebih luas, dan peningkatan taraf hidup. Dari segi makna subjektif, merantau dimaknai sebagai proses belajar mandiri, adaptasi, perluasan wawasan, dan upaya menjaga keharmonisan keluarga. Teori Weber mengklasifikasikan tindakan merantau ini ke dalam empat tipe: rasional instrumental (tujuan praktis), berorientasi nilai (keyakinan agama dan keluarga), afektif (dorongan emosional), dan tradisional (kebiasaan turun-temurun). Temuan ini menunjukkan bahwa merantau tidak hanya merupakan respons terhadap kondisi ekonomi, tetapi juga mencerminkan pergeseran peran perempuan dalam budaya Bawean yang semakin dinamis. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik pengumpulan datanya meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Description

Pembimbing utama Rosnida Sari, S.Ag., M.Si.,Ph.D. Penguji utama Drs.Akhmad Ganefo M.Si

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By