Eksplorasi Keanekaragaman Makrofauna dan Mesofauna di Dalam Tanah Pada Sistem Tanam Monokultur dan Tumpang Sari d i Lereng Gunung Semeru

dc.contributor.authorNazirotul Ulfa Royyani
dc.date.accessioned2026-02-24T01:23:00Z
dc.date.issued2024-07-24
dc.descriptionReupload File Repositori 24 Februari 2026_Teddy/Hendra
dc.description.abstractGunung Semeru merupakan salah satu gunung berapi aktif yang terletak di wilayah Malang dan Lumajang, Jawa Timur dengan letak geografis antara 8°06,5' LS dan 112°55' BT. Erupsi yang terjadi memberikan dampak sosial, ekonomi dan lingkungan masyarakat di sekitar wilayah tersebut. Dampak lingkungan akibat erupsi Gunung Semeru mengakibatkan perubahan ekosistem yang ada di sekitar lereng gunung, salah satunya pada kondisi tanah pertanian. Menurut Wasis et al., (2017). Keanekaragaman dan populasi fauna tanah dapat dipengaruhi oleh perubahan kondisi lingkungan, pengolahan tanah dan jenis vegetasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan populasi makrofauna serta mesofauna tanah pada berberapa lahan tutupan abu vulkanik dan pola tanam. Penelitian dimulai pada bulan September 2023 dan dilaksanakan di lapang serta Laboratorium Kesuburan dan Kesehatan Tanah Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Jember. Persiapan penelitian dimulai dengan pengambilan tanah sebagai media hidup fauna tanah dan dilakukan proses sortir secara langsung untuk pengamatan makrofauna , dilanjutkan dengan proses ekstraksi untuk pengamatan mesofauna tanah, hasil ekstraksi mesofauna diamati di laboratorium kesuburan dan kesehatan tanah. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan adalah lahan tertutup abu vulkanik memiliki nilai indek keanekaragaman makrofauna lebih rendah, sedangkan nilai indek keanekaragaman mesofauna tanah lebih tinggi apabila dibandingkan dengan lahan tidak tertutup abu vulkanik. Selanjutnya, pada sistem tanam tumpang sari tidak ditemukan diplura,coleoptera,diptera dan milipede, sadangkan pada sistem tanam monokultur tidak ditemukan trip. Faktor abiotik yang berpengaruh kuat terhadap indek keanekaragaman makrofauna adalah nitrogen total tanah, sedangkan faktor abiotik yang berpengaruh kuat terhadap indek keanekaragaman mesofauna tanah adalah C-organik
dc.description.sponsorshipDPU : Dr. Ir.Tri Candra Setiawati, M.Si
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4149
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectEksplorasi
dc.subjectMakrofauna
dc.subjectMesofauna
dc.titleEksplorasi Keanekaragaman Makrofauna dan Mesofauna di Dalam Tanah Pada Sistem Tanam Monokultur dan Tumpang Sari d i Lereng Gunung Semeru
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
NAZIROTUL ULFA ROYYANI - 201510301029.pdf
Size:
968.73 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: