Pengaruh Inhibitor Ekstrak Daun Belimbing Terhadap Korosi Hasil Las Baja A53 Pada Media Air Laut
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Korosi (dikenal dengan istilah pengkaratan) merupakan fenomena kimia yang
terjadi pada bahan logam di berbagai macam kondisi lingkungan. Jika dilihat dari
sudut pandang kimia, korosi merupakan reaksi logam menjadi ion pada permukaan
yang kontak langsung dengan lingkungan air dan oksigen. Proses korosi yang terjadi
secara alami sangat sulit dihindari, usaha yang dilakukan hanya dapat menghambat
laju korosi yang terjadi dengan cara melakukan pencegahan. Sejauh ini penggunaan
inhibitor merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah korosi,
karena biayanya yang relatif murah dan prosesnya yang sederhana. Inhibitor korosi
merupakan bahan yang ditambahkan ke dalam medium untuk mencegah atau
menurunkan laju korosi logam dengan lingkungannya. Penelitian mengenai
penggunaan senyawa tanin sebagai inhibitor reaksi korosi baja dalam larutan garam
telah dilakukan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa
senyawa tanin dapat menginhibisi reaksi korosi baja dalam larutan garam. Tanin di
permukaan baja akan menghambat reaksi korosi baja dengan cara membentuk
senyawa komplek dengan Fe(III). Senyawa komplek ini akan menghalangi serangan
ion korosif di permukaan baja. Adapun ion-ion korosif dalam laruran garam dapat
dalam bentuk ion-ion klorida. Tetapi penggunaan ekstrak bahan alam yang banyak
mengandung senyawa tanin untuk mengahambat laju reaksi korosi baja dalam larutan
garam belum pernah dilaporkan sebelumnya. Salah satu bahan alam yang
mengandung senyawa tanin adalah ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi
L.)
Description
Reupload file repositori 10 maret 2026_Kurnadi/Kesya
