Pelayanan Sosial pada Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (Studi Deskriptif di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Sidoarjo)
| dc.contributor.author | Feby Alifia Mustofa | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-12T00:42:39Z | |
| dc.date.issued | 2024-05-13 | |
| dc.description | Reupload file repository 12 februari 2026_agus/feren | |
| dc.description.abstract | Fenomena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi kasus kekerasan yang paling banyak terjadi dibandingkan dengan jenis kekerasan lain setiap tahunnya. Tentunya KDRT menimbulkan dampak negatif bagi korban. Salah satu pihak yang peduli terhadap fenomena tersebut adalah UPTD PPA Kabupaten Sidoarjo. Di dalam lembaga ini terdapat kegiatan pelayanan sosial yang mempunyai fungsi memberikan perlindungan pada korban melalui pendampingan di berbagai aspek dengan tujuan untuk membantu korban dalam menyelesaikan permasalahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis bentuk pelayanan sosial yang diberikan oleh UPTD PPA Kabupaten Sidoarjo pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan beberapa teori, yaitu konsep kekerasan dalam rumah tangga milik Agung Budi Santoso (2019), konsep mengenai bentuk penanganan pada perempuan korban kekerasan milik Sulaeman & Homzah (2019), teori Human Service Organization milik Ulberth Silalahi (sebagaimana dikutip dalam Wibhawa et al, 2010), teori mengenai pelayanan sosial milik Isbandi Rukminto Adi (2015), serta teori mengenai keberfungsian sosial milik Siporin (1975, sebagaimana dikutip dalam Murni, 2018). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Penentuan lokasi penelitian menggunakan teknik purposive area. Dalam menentukan informan, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data dari informan pokok adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data dari informan tambahan adalah dengan instrumen kuesioner terbuka. Peneliti menggunakan teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini adalah menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima bentuk pelayanan sosial yang diberikan oleh UPTD PPA Kabupaten Sidoarjo pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga, yaitu pelayanan psikologis, pelaksanaan mediasi, pendampingan hukum, penampungan sementara (shelter), dan monitoring. Melalui bentuk-bentuk pelayanan sosial tersebut diharapkan dapat menyelesaikan masalah, melindungi korban, dan memulihkan mental korban akibat kekerasan yang telah dialaminya. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Kris Hendrijanto, S.Sos., M.Si DPA: Dr. Kusuma Wulandari, S.Sos., M.Si | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3013 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | fakultas ilmu sosial dan politik | |
| dc.subject | Pelayanan Sosial | |
| dc.subject | Perlindungan Perempuan dan Anak | |
| dc.title | Pelayanan Sosial pada Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (Studi Deskriptif di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Sidoarjo) | |
| dc.type | Other |
