Rasionalitas Petani Cabai Jamu dalam Pemanfaatan Pekarangan Keluarga di Dusun Lengkong
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini berfokus pada bidang sosiologi pertanian dengan
mengembangkan media baru selain sawah sebagai sektor utama, dengan
memanfaatkan lahan pekarangan keluarga dan komoditas yang dikembangkan
adalah rempah-rempah seperti cabai jamu. Desa wonosari terbagi menjadi tiga
dusun, yaitu Dusun Wonosari Krajan, Dusun Penitik, dan Dusun Lengkong. Sektor
pertanian yang dikembangkan di Desa Wonosari terbagi menjadi dua bagian, yaitu
pola pertanian lahan basah atau sawah sebagai sektor utama dan pola pertanian
lahan kering sebagai usaha tani sampingan. Pemanfaatan lahan pekarangan
keluarga yang dilakukan oleh petani cabai jamu di Dusun Lengkong merupakan
hasil pertimbangan dari bentuk risiko dan pertaruhan yang telah dipertimbangkan.
Bentuk rasionalitas petani memilih komoditas cabai jamu meliputi, tahapan
budi daya cabai jamu, bentuk perawatan yang mudah, biaya operasional yang
murah dan kemudahan akses pasar. Sedangkan bentuk risiko dan tantangan yang
dipertimbangkan dan dipertaruhkan meliputi ancaman harga pasar, perubahan
cuaca yang menyebabkan gagal panen dan menghadapi hewan berbisa. Dalam
penelitian ini menggunakan teori petani rasional oleh Samuel Popkin. Dengan
menggunakan konsep logika investasi dan pertaruhan, serta konsep desa-desa.
Teori ini digunakan untuk mengetahui dan menjabarkan pengalaman individu
dalam mengembangkan budi daya cabai jamu supaya mengungkap esensi
pengalaman individu saat memilih komoditas cabai jamu.
Metode yang digunakan merupakan metode kualitatif dengan menggunakan
pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik
purposive sampling dengan objek penelitian terdiri dari, 2 petani cabai jamu, 2
tengkulak, Kepala Dusun Lengkong dan Sekretaris Desa. Teknik pengumpulan data
yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian,
setelahnya dilakukan triangulasi sumber untuk menguji keabsahan datanya.Terakhir data yang pada penelitian ini dilakukan pengorganisasian data,
pengkodean atau coding, penyajian data dan pengambilan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan petani cabai jamu dapat memanfaatkan lahan
pekarangan keluarga dengan ditanami komoditas cabai jamu di lahan kering
sebagai usaha tani sampingan. Dengan mempertimbangkan keputusan petani dalam
melihat kelebihan komoditas cabai jamu sekaligus risiko, tantangan dan ancaman
yang harus petani hadapi untuk tetap melakukan budi daya merupakan bentuk
pertaruhan rasional yang petani pilih. Dengan secara objektif pemanfaatan
pekarangan keluarga meningkatkan usaha tani keluarga dan membuka usaha tani
sampingan guna menunjang perekonomian masyarakat di Dusun Lengkong.
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 24
