Pengaruh Experiential Marketing terhadap Repurchase Intention Konsumen Pembelian Kopi di Starbucks Jember melalui Customer Satisfaction

Abstract

Perkembangan industri kedai kopi yang semakin pesat menyebabkan persaingan antar pelaku usaha semakin kompetitif. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan kualitas produk, tetapi juga pengalaman yang diperoleh selama proses konsumsi. Kondisi tersebut menjadikan experiential marketing penting dalam menciptakan pengalaman positif yang dapat meningkatkan kepuasan dan mendorong minat pembelian ulang konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh experiential marketing terhadap repurchase intention melalui customer satisfaction pada konsumen Starbucks Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan penentuan lokasi secara purposive. Sampel penelitian berjumlah 85 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa experiential marketing berada pada kategori sangat baik dengan nilai mean sebesar 4,22, customer satisfaction berada pada kategori sangat baik dengan nilai mean sebesar 4,36, dan repurchase intention berada pada kategori baik dengan nilai mean sebesar 4,10. Experiential marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer satisfaction dan repurchase intention. Customer satisfaction juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Selain itu, customer satisfaction mampu memediasi pengaruh experiential marketing terhadap repurchase intention. Dengan demikian, peningkatan pengalaman pelanggan dapat meningkatkan kepuasan yang selanjutnya mendorong minat pembelian ulang konsumen Starbucks Jember.

Description

Finalisasi Maya_01 Oktober 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By