Gambaran Kualitas Hidup pada Kelompok Petani yang Berisiko Mengalami Katarak di Desa Tempurejo Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Petani merupakan salah satu kelompok pekerja yang berisiko tinggi
mengalami gangguan penglihatan, khususnya katarak, akibat paparan sinar
ultraviolet (UV) yang berkepanjangan tanpa perlindungan yang memadai. Katarak
menyebabkan penurunan fungsi penglihatan secara bertahap dan berdampak
terhadap penurunan kualitas hidup, baik dari aspek fisik, psikologis, maupun sosial.
Gangguan ini dapat menimbulkan kesulitan dalam menjalankan aktivitas harian,
meningkatkan ketergantungan terhadap orang lain, serta memicu gangguan
kesehatan mental.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pada
kelompok petani yang berisiko mengalami katarak di Desa Tempurejo, Kabupaten
Jember. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan jumlah
sampel sebanyak 97 petani yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Instrumen yang digunakan adalah kuesioner NEI VFQ-25 (National Eye Institute
Visual Function Questionnaire) yang menilai kualitas hidup berdasarkan status
kesehatan penglihatan. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk
distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani memiliki
kualitas hidup dalam kategori kurang baik, yaitu sebanyak 52,6% responden,
dengan rata-rata skor kualitas hidup sebesar 73,56. Tiga indikator kualitas hidup
yang paling rendah nilainya adalah ocular pain (50,61), general vision (63,92), dan
general health (64,43). Faktor risiko utama yang memengaruhi penurunan kualitas
hidup antara lain usia lanjut, lamanya bekerja di lahan terbuka, serta rendahnya
penggunaan alat pelindung diri (APD).
Description
Reupload file repositori 16 Mar 2026_Maya
