Ekstraksi Flavonoid Dengan Metode Maserasi Pada Kedelai (Glycine max) Varietas Anjasmoro Terfermentasi Menggunakan Kapang Rhizopus oligosporus
| dc.contributor.author | Aliva Dwi Norlatifa | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-28T04:53:31Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-23 | |
| dc.description | Finalisasi oleh Agus 28 Juli 2026 | |
| dc.description.abstract | Flavonoid merupakan senyawa metabolit sekunder golongan polifenol yang memiliki berbagai aktivitas biologis, salah satunya sebagai antioksidan. Kedelai merupakan salah satu bahan pangan indonesia yang memiliki beragam varietas, salah satunya kedelai varietas Anjasmoro. Kedelai sendiri mengadung senyawa bioaktif salah satunya flavonoid, namun sebagian besar flavonoid masih berada dalam bentuk glikosida yang memiliki kemampuan penyerapan lebih rendah. Fermentasi menggunakan Rhizopus oligosporus menghasilkan enzim βglukosidase yang dapat meningkatkan ketersediaan flavonoid melalui konversi flavonoid glikosida menjadi bentuk aglikon yang lebih mudah diserap oleh tubuh, serta menguraikan senyawa kompleks dan mengubah struktur dinding sel tanaman sehingga flavonoid lebih mudah dilepaskan dan diekstraksi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan kombinasi perlakuan waktu ekstraksi dan rasio pelarut terbaik terhadap rendemen dan kadar total flavonoid ekstrak kedelai varietas Anjasmoro terfermentasi. Penelitian ini menggunakan ekstraksi maserasi dengan pelarut etanol 70% untuk mengekstraksi flavonoid dari kedelai varietas Anjasmoro yang telah difermentasi selama 42 jam. Variasi perlakuan meliputi waktu ekstraksi (18, 24, dan 30 jam) serta rasio pelarut terhadap bahan (1:10, 1:20, dan 1:30 (b/v)), dengan rendemen dan kadar total flavonoid sebagai variabel pengamatan. Kadar total flavonoid dianalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan kuersetin sebagai standar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Two Way ANOVA untuk mengetahui pengaruh masing-masing faktor dan interaksinya, kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) serta uji skoring untuk menentukan perlakuan terbaik. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. Ir. Sutarsi, S.TP., M.Sc., IPM | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12223 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknologi Pertanian | |
| dc.subject | Ekstraksi Flavonoid | |
| dc.subject | Maserasi | |
| dc.subject | Kedelai | |
| dc.subject | Glycine max | |
| dc.subject | Varietas Anjasmoro | |
| dc.subject | Rhizopus oligosporus | |
| dc.title | Ekstraksi Flavonoid Dengan Metode Maserasi Pada Kedelai (Glycine max) Varietas Anjasmoro Terfermentasi Menggunakan Kapang Rhizopus oligosporus | |
| dc.type | Other |
