Pengaruh Matriconditioning dan Seed Feeding Untuk Meningkatkan Mutu Fisiologis Benih Semangka yang Mengalami Deteriorasi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Penyimpanan benih semangka dalam jangka panjang, mengakibatkan benih
mengalami deteriorasi sehingga benih mengalami penurunan mutu. Selama periode
penyimpanan, kadar air dan cadangan makanan benih akan mengalami penurunan.
Hal tersebut dapat meningkatkan laju deteriorasi benih, sehingga viabilitas dan
vigor benih cepat menurun. Apabila cadangan makanan benih berkurang, viabilitas
dan vigor pada benih akan mengalami penurunan daya berkecambah sehingga
menghilangkan kemampuan benih dalam melakukan proses metabolisme pada saat
perkecambahan. Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang sesuai untuk
mengatasi deteriorasi benih semangka selama penyimpanan. Penelitian ini
dilakukan dengan menggunakan matriconditioning dengan campuran pupuk hayati
PGPR dan seed feeding berupa senyawa glukosa dan asam amino yang bertujuan
untuk mengetahui interaksi kedua perlakuan terhadap mutu fisiologis benih
semangka yang mengalami deteriorasi. Penelitian ini dilaksanakan di PT. East West
Seed Indonesia di Jalan Basuki Rahmat Gg. SMP 8 No. 19 Muktisari, Jember, Jawa
Timur pada tanggal 7 Februari hingga 7 Mei 2025. Penelitian ini terdiri atas 2 faktor
yaitu matriconditioning dan seed feeding yang diulang sebanyak 3 kali. Faktor
pertama yaitu matriconditioning dengan campuran pupuk PGPR meliputi: P0:
kontrol atau tanpa perlakuan apapun; P1: Matriconditioning; P2: Matriconditioning
+ PGPR FloraOne 10 ml/liter; P3: Matriconditioning + PGPR FloraOne 20 ml/liter;
P4: Matriconditioning + PGPR FloraOne 30 ml/liter. Faktor kedua yaitu pemberian
seed feeding meliputi: A0: kontrol; A1: Glukosa 1 g/L + Asam Amino 1 g/L; A2:
Glukosa 2 g/L + Asam Amino 2 g/L. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa
interaksi perlakuan matriconditioning dengan campuran pupuk hayati PGPR 30 ml
(P4) dan seed feeding glukosa (2 g/L) dan asam amino (2 g/L) merupakan perlakuan
terbaik pada daya berkecambah dan keserempakan tumbuh serta seluruh parameter
pertumbuhan bibit semangka. Faktor tunggal matriconditioning dengan campuran
pupuk hayati PGPR 30 ml (P4) merupakan perlakuan terbaik pada viabilitas dan
vigor benih serta pertumbuhan bibit semangka. Sedangkan perlakuan seed feeding
glukosa (2 g/L) dan asam amino (2 g/L) merupakan perlakuan terbaik untuk
meningkatkan mutu fisiologis benih semangka yang mengalami deteriorasi.
Description
Reupload File Repositori 4 Februari 2026_Teddy/Hendra
