Analisis Semantik dan Etimologi Istilah-Istilah dalam Pengelolaan Kopi (Studi Kasus di Afdeling Darungan, Dusun Silosanen, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Budaya

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang istilah-istilah yang ada di perkebunan Dusun Silosanen. Proses pengelolaan kopi mulai dari pembibitan hingga menjadi kopi beras tidak pernah lepas dari tahap dan pengolahan kopi yang bermutu. Tentunya dari masing-masing tahapan tersebut ada banyak sekali istilah yang digunakan dalam kegiatan yang dilakukan oleh para pekerja pengolahan dan budidaya kopi dalam perkebunan kopi di Dusun Silosanen. Istilah-istilah yang digunakan dalam perkebunan di Dusun Silosanen meliputi beberapa bentuk yaitu: bentuk kata, bentuk akronim, dan bentuk frasa. Dalam beberapa bentuk tersebut muncullah istilah-istilah khusus yang digunakan pada tiap-tiap bentuknya. Istilah adalah kata atau gabungan kata yang maknanya sudah tetap, tepat, pasti, jelas, dan mantap, serta; hanya digunakan dalam satu bidang atau keilmuan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan asal-usul istilah dalam pengelolaan kopi pada istilah yang ada di perkebunan di Dusun Silosanen dengan tinjauan semantik dan etimologi. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Afdeling Darungan, Dusun Silosanen, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Data dalam penelitian ini berupa data lisan yang ditulis sesuai dengan tuturan para informan. Sumber data dalam penelitian ini adalah petugas dan pekerja yang ada di perkebunan Dusun Silosanen. Metode yang digunakan dalam penyediaan data adalah metode cakap atau metode wawancara dengan teknik dasar menggunakan teknik pancing. Teknik lanjutan yang digunakan yaitu teknik rekam dan teknik catat. Proses teknik catat dan teknik rekam dapat dilakukan secara bersamaan. Dalam analisis data, peneliti menggunakan metode padan referensial dan metode interpretasi. Data yang sudah diperoleh dalam tahap penyediaan data kemudian dilkasifikasikan dan dianalisis berdasarkan bentuk, makna, dan asal-usul istilahnya dalam bahasa Daerah, bahasa Asing dan bahasa Indonesia. Tahap terakhir adalah tahap penyajian hasil analisis data. Metode yang digunakan adalah metode informal dan metode formal. Istilah yang ada di perkebunan Dusun Silosanen dibagi menjadi tiga bentuk istilah antara lain bentuk kata, bentuk akronim, dan bentuk frasa, sedangkan untuk maknanya dibagi menjadi dua yakni makna leksikal dan makna kultural. Asal-usul istilah yang ada dalam perkebunan Dusun Silosanen dapat dibagi menjadi lima bagian yaitu asal-usul istilah yang memiliki unsur bahasa Madura, asal-usul istilah yang memiliki unsur bahasa Jawa, asal-usul istilah yang memiliki unsur bahasa Inggris, asal-usul istilah yang memiliki unsur bahasa Indonesia, dan asa-usul istilah memiliki unsur bahasa Belanda. Istilah yang digunakan oleh para pekerja pengolahan dan budidaya kopi sejumlah 67 istilah. Pada bentuk kata terdapat 60 istilah yang meliputi kata monomorfemis, kata polimorfemis, dan kata majemuk yaitu: kabruk [kəbrUk] yang artinya ‘penggemburan tanah untuk persiapan tanam bibit kopi’, ngossay [ŋɔssay] yang artinya ‘pekerjaan mengisi tanah yang sudah tercampur pupuk ke dalam polybag’, dang gandung [daŋ gandUŋ] yang artinya ‘lubang-lubang yang berada di bawah atau samping pohon kopi untuk tempat bahan organik’. Pada bentuk akronim terdapat 3 istilah yaitu: pudang [pudaŋ] yang artinya ‘pupuk kering yang terbuat dari kotoran sapi’. Pada bentuk frasa terdapat 4 istilah yaitu: anjhir lobâng [anjʰir lɔbəŋ] yang artinya ‘penanda tanaman kopi yang terbuat dari bambu yang ditanam ke dalam tanah untuk menandai tanaman kopi yang baru ditanam’. Secara etimologi, istilah yang sudah diteliti terdiri atas lima asal bahasa yang berbeda antara lain bahasa Madura, bahasa Jawa, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan bahasa Belanda. Etimologi bahasa dari istilah yang diteliti didominasi oleh istilah yang berasal dari bahasa Madura yang berjumlah 30 istilah, 9 istilah yang berasal dari bahasa Jawa, 13 istilah yang berasal dari bahasa Inggris, 7 istilah yang berasal dari bahasa Indonesia, dan 8 istilah yang berasal dari bahasa Belanda.

Description

Reupload Repositori File 07 Mei 2026_Kholif Basri Validasi file repositori 17 Juni 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By